MAKASSAR – Kerja keras semua pihak termasuk jajaran Biro pengelolaan barang dan aset daerah provinsi sulsel dalam menata kelola dan mengembalikan barang dan aset milik pemerintah provinsi sulsel yang bermasalah terus membuahkan hasil yang memuaskan.

Beberapa Aset milik pemerintah provinsi sulsel yang selama ini diklaim dan dikelola oleh pihak lain satu persatu mulai didapatkan diantaranya stadion Mattoangin.

Pemerintah provinsi sulsel juga telah berhasil mengambil aset secara penuh seperti fasum fasos dijalan metro tanjung bunga serta lahan pembangunan stadion internasional barombong.

Gubernur provinsi sulsel Nurdin Abdullah mengaku, sangat mengapresiasi kepada pihak-pihak yang selama ini bekerja maksimal dan membantu dalam proses serah terima tersebut,Baik itu Biro pengelolaan Barang dan Aset Daerah sulsel,Korsupgah KPK, Kejati dan utamanya pihak YOSS sendiri.

“Alhamdulillah aset Stadion Mattoangin sudah diambil penuh termasuk dalam pengelolaannya,sehingga secepatnya kita akan menunjuk UPTD sebagai pengelola serta mempersiapkan rencana rehabilitasi besar-besaran ke depannya,” Ungkap Nurdin Abdullah.

“Khusus untuk jalan metro tanjung bunga,stadion barombong,kita menyelematkan nilai aset yang besar sekitar 10 triliun dan ini luar biasa,sehingga hal sama akan terus dilakukan,”Tegasnya.

Nurdin lebih jauh mengatakan,Rehabilitasi stadion Mattoangin membutuhkan anggaran sekitar 200 Miliyar rupiah.

” Anggaran pembenahan terhadap stadion berkapasitas 15 ribu penonton akan masuk pada APBD pemprov sulsel dan akan di usul di tahun anggaran 2020.Jelas Nurdin.

“Kita akan tata kembali, kita bikin maketnya. Kita berharap 2020 kita sudah mulai anggarkan untuk bagaimana stadion kita jadi stadion yang layak” tambah mantan Bupati Bantaeng.

Untuk desain sendiri, Nurdin mengaku telah menetapkan desain untuk pembenahan stadion tersebut.

“Tentu stadion itu akan menjadi sport center, karena lahannya cukup besar,” tutupnya. [*]