MAKASSAR– Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel Andi Arwin Azis menyebut audit stadion Barombong sementara berjalan dan hasilnya akan segera keluar.

“Kita upayakan sebelum tahun anggaran berakhir, dalam bulan ini, mudah-mudahan sudah ada hasilnya” kata Arwin saat ditemui di rumah jabatan Gubernur sulsel Selasa (10/12/2019).

Lebih lanjut, Arwin menuturkan jika hasil audit proyek peninggalan mantan gubernur Sulsel dua periode, Syahrul Yasin Limpo tidak bermasalah pemprov sulsel siap melanjutkan penyelesaian stadion tersebut.

“Pasti, arahnyakan seperti itu, pasti tidak ada keinginan pak gubernur untuk membiarkan sarana prasarana sudah dibangun sedemikian besar itu, dan sudah menyerap Anggaran APBD kita sangat besar lalu kemudian tidak di kerja lagi saya kira tidak akan seperti itu” tuturnya.

Arwin menjelaskan selama ini pemprov tidak melanjutkan pembangunan stadion Barombong karena masih menunggu hasil Audit forensik.

Selain menunggu hasil Audit Forensik stadion Barombong, Arwin Mengaku alasan pemprov belum mengucurkan anggaran untuk melanjutkan penyelesaian stadion Barombong karena kemampuan dana daerah minim dan hanya bisa menutupi program prioritas Nurdin Abdullah.

“Ini hanya masalah kemampuan daerah saja, dan prioritas beliau, karena, mau tidak mau beliau juga mau mewujudkan visi dan misi beliau program beliau secara bertahap, na itu dulu di realisasikan, sambil juga melihat proyek yang tidak selesai di periode sebelumnya itu akan di penuhi seiring kemampuan keuangan kita” jelasnya

Saat dikonfirmasi terkait lebih memilih merenovasi stadion Mattoanging ketimbang Penyelesaian stadion Barombong, Arwin menjelaskan karena markas PSM Makassar tidak pernah direnovasi sejak berdirinya pada tahun 1955 lalu.

“Kalau saya melihat istana ini dibangun itu pada tahun 55 dan tidak pernah ada perbaikan rehabilitasi yang besar di sana sehingga kita menginginkan ada stadion yang berada di tengah kota yang bertaraf internasional, jadi kita tuntaskan dulu yang di dalam kota ini, nanti kita sudah ada bangunan di sana kita tinggal lanjutkan.” Pungkasnya [*]