MAKASSAR—Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD ABUJAPI) Sulawesi Selatan resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan pelantikan pengurus periode 2025–2030, yang berlangsung di Hotel Witz Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (23/7/2025).
Pelantikan dihadiri sejumlah tamu penting, di antaranya Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Makassar, Dr. Firman Hamid Pagarra, S.STP, mewakili Wali Kota Makassar, Wakil Direktur Binmas Polda Sulsel AKBP Andi Kumara, SH, S.IK, MSI, Kasubdit Bin Satpam Polsus AKBP H. Muhtar, SE.
Juga Wakil Ketua Umum BPP ABUJAPI H. Novembriono yang mewakili Ketua Umum BPP ABUJAPI. Hadir pula Ketua Umum APSI Muh. Triyono, Sekretaris Umum BPD ABUJAPI Sulawesi Utara, dan jajaran pengurus BPD ABUJAPI Sulsel yang baru saja dilantik, dipimpin oleh Hariman Tendean.
Dalam sambutannya, Hariman menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh BUJP (Badan Usaha Jasa Pengamanan) di Sulsel yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Kami dari pengurus berkomitmen menciptakan tertib administrasi dan keuangan serta harmonisasi antar BUJP di Sulsel. Kami juga siap bersinergi dengan Polda Sulsel guna membentuk satpam yang handal dan terlatih,” tegas Hariman.
Wakil Ketua Umum BPP ABUJAPI, H. Novembriono, menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru dapat membawa perubahan positif, meskipun proses pemilihan sempat berjalan dinamis.
“Meskipun pemilihannya berlangsung cukup dramatis, akhirnya Sulsel memiliki satu figur terpilih, yakni Hariman Tendean. Kami berharap kepemimpinannya dapat mewujudkan tertib administrasi dan keuangan serta memperkuat sinergi antar BUJP,” ujarnya.
Sementara itu, Wadir Binmas Polda Sulsel AKBP Andi Kumara mendorong adanya sinergi lebih kuat antara BPD ABUJAPI Sulsel dan kepolisian, khususnya dalam membentuk kualitas satpam yang profesional dan siap mendukung pengamanan swakarsa di lingkungan kerja.
Kasubdit Bin Satpam Polsus, AKBP H. Muhtar, turut menekankan pentingnya edukasi kepada satpam, termasuk soal penggunaan seragam resmi.
‘Satpam memiliki lima jenis seragam resmi. Kami harap BUJP bisa memberi pemahaman agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaannya. Satpam yang hadir di masyarakat harus terlatih dan bersertifikat Gada Pratama,” pesannya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran dan profesionalisme badan usaha jasa pengamanan di Sulawesi Selatan melalui kepengurusan baru yang lebih solid dan kolaboratif. (70n/Ag4ys)


















