Buka Rakor bidang PMD, Plt Gubernur: Wujud dukungan dan sinergitas dalam memajukan pedesaan di Sulsel
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Pembangunan Desa dan Pedesaan tingkat provinsi sulsel, di rumah jabatannya, Kamis (8/7/2021).

MAKASSAR—Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Pembangunan Desa dan Pedesaan tingkat provinsi sulsel, di rumah jabatannya, Kamis (8/7/2021).

Plt Gubernur Sulsel menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini
sebagai wujud dukungan dan sinergitas dalam memajukan pedesaan di provinsi Sulsel.

“Atas nama Pemprov Sulsel kami menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini sebagai wujud dukungan terhadap sinergitas dan implementasi, salah satunya kebijakan prioritas nasional yakni Dana Desa dan SDGs Desa,” ucapnya.

Sekaligus, lanjutnya, diharapkan dapat mendukung dan selaras dengan pencapaian Visi Misi Sulawesi Selatan 2018-2023, yakni Sulawesi Selatan yang Inovatif, Produktif,
Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter.

Ia menyebutkan, kebijakan Dana Desa adalah salah satu program prioritas Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dengan mengucurkan Dana Desa kepada seluruh Desa yang ada di Indonesia, dan secara konsisten jumlahnya terus meningkat setiap tahunnya.

“Provinsi Sulawesi Selatan, sejak tahun 2015 hingga tahun 2021, kita telah menerima Dana Desa sebesar Rl10,2 Triliun bagi 2.255 Desa,” terangnya.

Lebih jauh Andi Sudirman menjelaskan, sesuai dengan peruntukannya Dana Desa telah digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa.

“Dana desa digunakan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat,
peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan di Desa,” sebutnya.

Ia menambahkan, Pemprov Sulsel berkomitmen membangun infrastruktur dan
memberdayakan ekonomi masyarakat melalui hilirisasi komoditas pertanian Sulawesi Selatan yang berkelanjutan untuk menjangkau Desa dan Daerah yang selama ini terpencil dan terisolir.

“Padahal Sulsel memiliki kekayaaan potensi yang sangat strategis, jika hal tersebut kita intervensi maka banyak masyarakat yang menikmatinya sehingga pergerakan barang dan jasa dapat memacu pertumbuhan
ekonomi secara cepat dan mengejar ketertinggalan dari wilayah lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, menurut Plt Kadis PMD Sulsel Sukarnianty Kondolele, Rakor yang mengangkat tema ‘Evaluasi Progres dan Tahapan Implementasi SDGs Desa 2021 ini, sebagai ajang evaluasi dan koordinasi antar Lintas Sektor, dengan melibatkan Satker Provinsi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten, Perwakilan Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten, perwakilan Dinas PMD Kabupaten, perwakilan Camat dan Perwakilan Kepala Desa.

“Termasuk mengkoordinasikan Lintas Sektor dalam rangka evaluasi pendataan dan penetapan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa dimasing-masing kabupaten,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dalam merumuskan langkah-langkah atas permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan pendataan dan penetapan SDGs Desa, serta masalah pendampingan.

“Kita juga merumuskan  tahapan dan persiapan perencanaan tahun 2022. Merumuskan RKTL dan Rekomendasi Rapat Koordinasi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” tambah Sukarnianty. (*)