JAKARTA — Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar bersama panitia International Grand Imam Conference (IGIC) 2026 bertemu dengan Duta Besar Republik Arab Mesir untuk Indonesia. Pertemuan pada Rabu (19/8/2026) tersebut membahas rencana penyampaian undangan kepada Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, untuk menghadiri IGIC 2026.
IGIC 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–28 September 2026 di Indonesia. Koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Arab Mesir menjadi bagian dari persiapan diplomasi keagamaan sekaligus memastikan proses penyampaian undangan dilakukan melalui jalur diplomatik yang tepat.
Nasaruddin berharap Grand Syekh Al-Azhar berkenan hadir dalam forum yang akan mempertemukan para imam besar, ulama, dan tokoh agama dari berbagai negara tersebut.
“Kami berharap Grand Syekh Al-Azhar berkenan hadir dalam International Grand Imam Conference. Kehadiran beliau akan menjadi kehormatan besar bagi Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan keagamaan antara Indonesia dan Mesir serta pesan perdamaian yang dibawa dalam konferensi ini,” ujar Menteri Agama.
Menurutnya, kehadiran Grand Syekh Al-Azhar akan memberikan nilai strategis bagi IGIC 2026, khususnya dalam memperkuat pesan moderasi beragama, harmoni, dialog, dan perdamaian dunia.
Selanjutnya, pembahasan mengenai agenda, waktu, serta aspek teknis kehadiran Grand Syekh Al-Azhar akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh pihak terkait sesuai mekanisme yang berlaku.
Hubungan Indonesia dengan Al-Azhar memiliki sejarah panjang, terutama dalam bidang pendidikan dan pengembangan keilmuan Islam. Kerja sama kedua pihak juga mencakup penguatan moderasi beragama, pengembangan bahasa Arab, serta peningkatan kapasitas perguruan tinggi keagamaan Islam.
IGIC 2026 mengusung tema “Mosque Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace”. Forum tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan para imam dan tokoh agama dunia untuk membahas peran strategis masjid dalam membangun harmoni sosial, memperkuat diplomasi keagamaan, dan mendorong perdamaian global.
Sebelumnya, Menag menyampaikan IGIC 2026 akan menghadirkan sejumlah imam besar dan tokoh agama dunia, termasuk Syekh Abdurrahman As-Sudais dan Grand Syekh Al-Azhar.
Rencana kehadiran Grand Syekh Al-Azhar diharapkan semakin memperkuat posisi IGIC 2026 sebagai forum internasional yang mendorong ukhuwah, moderasi, harmoni, dan perdamaian. Indonesia melalui forum tersebut juga menegaskan komitmennya memperkuat diplomasi keagamaan serta mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang pendidikan, kemanusiaan, dialog, dan kontribusi bagi perdamaian dunia. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Muh. Aras Prabowo (Akdemisi UNUSIA)













