Advertisement - Scroll ke atas
Pangkep

Bupati MYL Serahkan Santunan Kematian Ahli Waris Non ASN

2289
×

Bupati MYL Serahkan Santunan Kematian Ahli Waris Non ASN

Sebarkan artikel ini
Bupati MYL Serahkan Santunan Kematian Ahli Waris Non ASN
Bupati Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) menyerahkan santunan kematian kepada 3 orang ahli waris pegawai Non ASN Kabupaten Pangkep, di Aula Rujab Bupati, Senin (3/1/2022). (Mediasulsel.com/Udin Syahruddin)

PANGKEP—Bupati Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) menyerahkan santunan kematian kepada 3 orang ahli waris pegawai Non ASN Kabupaten Pangkep, di Aula Rujab Bupati, Senin (3/1/2022).

Menurut Kepala BPJS Ketenagakerjaan kantor cabang Pangkep Sahid Wahid, Santunan kematian yang diserahkan Bupati MYL tersebut merupakan santunan kematian peserta BPJS Ketenagakerjaan Pegawai Non ASN Pemkab Pangkep dari Kelurahan dan Dinas Lingkungan Hidup.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Tiga orang itu menerima, karena mengalami resiko kematian. Nilainya Rp42 juta,” jelas Sahid.

Sahid menjelaskan, bahwa saat ini Pemkab Pangkep telah mengikutsertakan 3500 pegawai Non ASN pada program BPJS Ketenagakerjaan, untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Iurannya dibayarkan Pemkab Pangkep melalui APBD. Seketika mengalami resiko kerja, mulai berangkat dari rumah menuju kantor maupun dari kantor menuju rumah. Ketika terjadi resiko kecelakaan, itu sudah namanya kecelakaan kerja. Apalagi jika sementara tugas, ataupun lembur,” terang Sahid.

Sementara itu Bupati MYL menuturkan, bahwa program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada pegawai Non ASN.

Diharapkan, dengan santunan yang diterima oleh ahli waris dapat menjadi solusi mata pencaharian baru. Sebab, kepala keluarga pencari rejeki telah meninggal dunia.

“Kita tidak minta-minta ada yang kecelakaan atau meninggal. Tapi, dengan adanya program ini setidaknya ada perlindungan berupa santunan kepada kelurga yang ditinggalkan. Semoga santunan itu, bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai sumber mata pencarian baru,” jelasnya.

Selain program ini lanjut MYL, Pemkab Pangkep juga punya program terkait pendidikan. Mantan ketua DPRD Pangkep itu menyebut, Pemkab Pangkep ada program SPP gratis dan juga seragam gratis sehingga diharapkan anak-anak semuanya sekolah.

Dengan program bidang pendidikan ini lanjutnya dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Santunan ini katanya, akan ia gunakan sebagai modal usaha.

Salah seorang penerima santunan, Miftahul Jannah yang merupakan istri dari pegawai Non ASN yang mengalami resiko kematian saat bekerja, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Pangkep dengan adanya santunan dari program BPJS Ketenagakerjaan tersebut. (4ld)

error: Content is protected !!