Beranda » Makassar » Camat Manggala Ajak Perangkat di Kelurahan Biring Romang Jaga Koordinasi dan Komunikasi
Makassar

Camat Manggala Ajak Perangkat di Kelurahan Biring Romang Jaga Koordinasi dan Komunikasi

MAKASSAR –  Camat manggala, Drs. Anshar Umar, M.Si, mengajak jajaran perangkat di kelurahan Biring Romang Kecamatan Manggala, mulai RT/RW, Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah beserta staf untuk senantiasa menjaga kekompakan melalui koordinasi dan komunikasi saat menjalankan kegiatan-kegiatan pemerintahan.

Hal itu disampaikan Anshar saat mebuka Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018, di Aula kelurahan Biring Romang, Kamis (22/2).

Selain itu, Anshar juga menghimbau jajarannya untuk senantiasa bekerja dengan niat baik, serta dapat memperlakukan semua warga dengan cara sama tanpa membeda-bedakan, sehingga tidak ada warga masyarakat yang merasa dipingpong ketika mengurus sesuatu.

Terkait dengan pelaksanaan PTSL tersebut, Anshar juga berharap seluruh petugas untuk senantiasa memperbaiki administrasi sertai meninjau langsung kondisi lapangan, mulai dari administarsi kependudukan, alas hak, PBB hingga kelengkapan adminstrasi lain yang dibutuhkan dalam pengusurusan sertipikat tanah milik warga.

“Tolong kepada ketua RT / RW dan tokoh masyarakat yang hadir di sini untuk disampaikan kepada warganya, bahwa pengurusan PTSL ini gratis dalam tataran setelah samapai meja panitia PTSL, namun dalam hal persiapan kelengkapan pendukung masing-masing, seperti materai, foto copy, serta kebutuhan persiapan lainnya tentu saja harus keluar biaya atau tidak gratis,” tegas Anshar Umar.

Sementara itu Ketua Adjudikasi PTSL BPN Kota Makassar, Selle Arna, SH, MH, dalam paparannya menjelaskan perbedaan antara Prona dan PTSL, dimana Prona yang diberikan kepada masyarakat kalangan menengah ke bawah, sementara PTSL diberikan kepada seluruh warga negara tanpa membedakan status ekonomi, namun intinya untuk obyek yang belum bersertipikat.

Lebih lanjut Selle menjelaskan, bahwa untuk tahun 2018 ini, pemerintah kota Makassar mendapatkan jatah sebanyak 2.000 sertifikat yang terbagi di 4 kelurahan yaitu kelurahan Biring Romang 400 titik, kelurahan Bangkala 100 titik, kelurahan Manggal 500 titik dan Kelurahan Tamangapa 1.000 titik yang kesemuanya ada di kecamatan Manggala.

“Tahun 2018 ini kita memperoleh jatah 2.000 titik yang tersebar di 4 kelurahan, yang kesemuanya berada di kecamatan Manggala, dengan target waktu harus selesai paling lambat pada bulan Oktober 2018,” tegas Selle.

Terkait Persyaratan peserta PTSL, Selle menjelaskan antara lain, tanah tersebut belum bersertipikat, jelas batasnya, tidak dalam sengketa atau dipersengketakan, serta lengkap dokumennya mulai diokumen data diri, serta dokumen atas tanah itu sendiri yang meliputi Ricik, Akte Jual beli, Akte Hibah, pengoperan ataupun warisan, selain itu riwayat tanah harus jelas dan terdata di kantor BPN.

“Kelengkapan dokumen ini menjadi sangat penting, karena bukan hanya untuk kepentingan PTSL, namun juga harus diantisipasi jangan sampai dikemudian hari terjadi sengketa atau dipersengketakan, olehnya saya berharap adanya partisipasi aktif seluruh komponen serta jangan sekali-kali merekayasa dokumen,” pungkas Selle. (464ys)