MAKASSAR – Dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan secara ketat,Dinas perpustakaan dan kearsiapan (DPK) Provinsi Sulsel Melaksanakan Kegiatan Pekan perpustakaan Dihalaman kantor DPK Sulsel, Senin (5/10).

Kepala DPK Provinsi Sulsel Hasan Sijaya Menegaskan pelaksanaan pekan perpustakaan ditengah pandemi covid-19 dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Jadi Kegiatan pekan perpustakaan ini menjadi kegiatan rutin DPK yang dilakukan paling kurang dua kali dalam setiap tahunnya,Dan untuk Tahun ini dilaksanakan dengan tidak terlalu ramai dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,Mulai dari setiap tamu yang hadir harus menggunakan masker, harus mencuci tangan ditempat yang telah disiapkan serta menjaga jarak,”Ungkapnya.

Ia Menyebutkan Pekan perpustakaan tahun ini dihadiri oleh Seluruh DPK se-Sulsel, Budayawan, seniman serta penggiat literasi.

“Pada kegiatan ini kami mengundang Dinas perpustakaan dan kearsipan sesulsel,Seniman,budayawan,penggiat literasi,yang tentunya bagian ferpormance kelembagaan,serta menjadi indikator penilaian masyarakat dibidang literasi,”Sebutnya.

Hasan Sijaya juga Mengaku Kegiatan ini menjadi penggambaran koordinasi dan sinergitas baik ditingkat pusat maupun ke kabupaten dan kota di Sulsel.

“Ini menjadi penggambaran sinergi kita baik ditingkat pusat maupun daerah,Dan pada kegiatan ini setiap daerah mempunyai stand yang masing-masing mengisinya dengan sesuatu yang beda yang sesuai inovasi mereka,” Pungkasnya.

Kadis DPK Sulsel Menambahkan dari kegiatan ini dapat dilihat sulsel memiliki banyak orang cerdas membuat buku,serta semakin meningkatnya jumlah penggiat literasi.

“Saat ini peningkatan jumlah penggiat literasi semakin besar disulsel, untuk dimakassar saja ada sekitar 150 orang yang dengan sukarela dan ikhlas melakukan gerakan literasi melalui titik baca dilorong-lorong,mendorong anak giat membaca bahkan dikabupaten bantaeng seorang penggiat literasi membangun bank buku atau menampung banyak buku yang merupakan sumbangan dari berbagai pihak, untuk selanjutnya keliling ke sekolah-sekolah menggunakan motor sederhana untuk mengajak anak membaca,”Tambahnya.

“Saya tentu berharap dengan segala terobosan dan kegiatan yang dilakukan,akan semakin mendorong minat masyarakat khususnya generasi muda untuk membaca.”Tutupnya. [*]