Beranda » Inspirasi Sulsel » Dispustaka Sulsel Gelar Bedah Buku ‘Pesona Sang Jomblo’
Inspirasi Sulsel

Dispustaka Sulsel Gelar Bedah Buku ‘Pesona Sang Jomblo’

MAKASSAR – Buku berjudul “Pesona Sang Jomblo” yang ditulis Adi Wijaya dibedah oleh pakar komunikasi Unhas Aswar Hasan dan Sekjen Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Bachtiar Adnan Kusuma. Buku yang dikemas dengan gaya Islami ini, merupakan novel ke-6 yang bercerita tentang anak muda dengan segala beban kehidupannya telah diterbitkan dan dipublikasi oleh penulis.

Acara bedah buku tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan, Abdul Rahman digelar di Hotel Grand Imawan Jl. Pengayoman Makassar, Selasa (20/3/2018). Rangkaian kegiatan bedah buku yang berlangsung dari pukul 09.00 sampai 12.00 Wita, dipandu moderator Ifit Nurfitri Ishaq.

Dalam sambutannya, Abdul Rahman menyampaikan, bedah buku ini sangat penting untuk mendorong kemajuan budaya literasi di Sulawesi Selatan. Penulis telah berkontribusi dengan karyanya.

“Pemerintah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan, juga mengambil peran dengan memfasilitasi dilakukannya kegiatan bedah buku seperti yang kita lakukan selama ini. Kalau tidak ada penulis, lantas apa yang mau dibaca. Di sinilah letak pentingnya peran yang dimainkan seorang penulis,” ujarnya.

Makanya, lanjut Abdul Rahman, pihaknya selalu mengarahkan agar bidang yang menangani kegiatan bedah buku ini agar mengalokasikan anggaran yang cukup setiap tahunnya. Karena buka yang terbit di Sulsel bukan hanya 1-2 buku setiap tahunnya.

“Semakin sering kita melakukan bedah buku, semakin baik untuk menumbuhkan semangat literasi yang selama ini kita gaungkan bersama. Perpustakaan punya tanggung-jawab yang besar untuk itu,” terangnya.

Dia juga menambahkan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel mempunyai 54 jaringan layanan perpustakaan di seluruh wilayah Sulsel. Ini menjadi peluang yang besar untuk menyalurkan buku-buku karya penulis lokal. Jumlah itu sudah termasuk perpustakaan yang ada di desa-desa.

Sementara itu, laporan dari ketua panitia mengatakan, kegiatan ini dihadiri sekitar 120 orang peserta dari berbagai kalangan dan instansi. Ada guru, pelajar, mahasiswa, pelaku dunia penulisan, dan yang lainnya. (*/fit/shar)