Beranda ยป Makassar ยป Sosialisasi Partisipasi Pemilih, Kapolsek Bontoala: Polisi Harus Netral
Makassar

Sosialisasi Partisipasi Pemilih, Kapolsek Bontoala: Polisi Harus Netral

MAKASSAR – Pemerintah Kecamatan Bontoala gelar sosialisasi untuk mendukung peningkatan partisipasi masyarakat pada pemilihan kepala daerah. Kegiatan tersebut menghadirkan Kapolsek dan Ketua Panwas kecamatan Bontoala sebagai narasumber yang digelar di kantor kecamatan Bontoala Jl. Lobak, Makassar, Selasa (20/3/2018).

Kapolsek Bontoala Kompol H.Saharuddin yang baru bertugas di wilayah kecamatan Bontoala terlebih dahulu memperkenalkan diri sebelum menyampaikan materi.

“Ada sistem yang kita lakukan yaitu,
Kita harus punya prinsip ikhlas, setiap kita mengambil pekerjaan apapun itu kita harus ikhlas agar terasa ringan tugas itu dan optimal dalam situasi menghadapi pekerjaan.

Dia juga mengingatkan petugas pelaksana pemilu supaya bisa optimal dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dia menghimbau para RT/RW dan warga masyarakat untuk dapat berpatisipasi dalam pilkada Gubernur dan walikota tersebut.

Selain itu Kompol H. Saharuddin, menegaskan kepada jajarannya agar dalam pilkada harus netral, tidak bisa berpihak kepada satu kandidat.

“Apabila ada anggota saya yang tidak netral maka masyarakat langsun laporkan dan bila perlu telpon, saya akan tindaki dan apabila terbukti saya ajukan kepolda untuk dipindahkan,” tegasnya.

Kapolsek mengharapkan pelaksanaan pilkada yang ada di kecamatan Bontoala bisa berjalan aman dan lancar tanpa ada hambatan. Ia meminta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pilkada ini.

“Insya Allah saya akan kembali mengajak bapak dan ibu untuk kita bersama-sama berpartisipasilah dalam membantu petugas untuk mengajak warga ke tempat pemungutan suara (TPS) dan sekali lagi saya berharapan mari kita bekerja sama dengan bagus jangan ada saling memprovokasi satu sama lain.

Ketua Panwas Kecamatan Bontoala Drs Munshir juga menyampaikan pesan kepada Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kecamatan Bontoala, agar setiap TPS yang disiapkan dapat dijangkau oleh warga. Jangan sampai dapat menggangu pengguna jalan.

“Saya juga imbau kepada pemerintah kecamatan agar kiranya sebelum pemilihan sekiranya mengajak tokoh masyarakat kecamatan Bontoala pada tanggal 26 Juni 2018 malam untuk melakukan zikir dan berdoa bersama agar pilkada Gubernur dan Walikota dapat berjalan lancar dan aman,” paparnya. (bas/shar)