PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi •
GowaNews

Djaya Jumain Desak Penyidik Polres Gowa Periksa Kadis Pertanian

517
×

Djaya Jumain Desak Penyidik Polres Gowa Periksa Kadis Pertanian

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Sekretaris Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Sulsel, Djaya Jumain, mendesak penyidik Polres Gowa, untuk segera memeriksa Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Gowa, Zulkarnain, terkait dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) petani kedelai. Hal itu terungkap dari siaran Pers yang diedarkan Sekretaris LMPI Sulsel, Senin, 30 januari 2017.

Menurut Djaya, bahwa selain Kepala Dinas Pertanian, puluhan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Gowa, juga berpotensi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Bansos petani kedelai ini.

“Setelah tiga pegawai dijadikan tersangka, puluhan pegawai Dinas Pertanian Gowa, juga berpotensi menjadi tersangka, dalam kasus dugaan korupsi dana bansos petani kedelai ini, namun ironsnya, hingga saat ini, Kadis Pertanian sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, yang bertanggung jawab pada fisik dan keuangan, belum juga diproses,” sesal Djaya.

Lebih lanjut, Djaya Jumain yang jugavmantan jurnalist salah satu televisi swasta lokal di Makassar ini, mengatakan, sebagai bentuk keadilan dalam proses hukum dalam kasus kedelai ini, kasat Reskrim Polres Gowa, AKP
Darwis secepatnya memproses Kadis Pertanian, abg sekarang berubah nama menjadi Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Gowa.

“Kadis Ketahanan Pangan dan Holtikultura, Zulkarnain sebagai penanggung jawab fisik dan keuangan pada bantuan sosial harus bertanggung jawab, jangan bawahan saja yang di jadikan tumbal sebagai tersangka, ini membutuhkan kerja keras penyidik,” tegas Djaya.

Untuk diketahui, kasus korupsi kedelai sebelumnya telah menyeret 3 staf Dinas Pertanian yang berstatus PNS jadi tahanan kota dengan jumlah kerugian negara Rp4 Miliar pada tahun 2015 lalu. (*/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com