MAKASSAR – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Sulsel Dr Fitriah Zainuddin membuka kegiatan Bimbingan tekhnis (Bimtek) paralegal dalam upaya perlindungan perempuan terhadap tindakan kekerasan di Kota Pare-pare, Kamis 10 September 2020.

Kadis DP3A Dalduk KB Sulsel mengaku Paralegal mempunyai perang yang sangat penting dalam melakukan pendampingan dan pengawalan kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak ditengah masyarakat.

“Paralegal adalah pahlawan perlindungan Perempuan dan Anak,Saya tentu memberikan apresiasi dan pujian atas kerja ikhlas paralegal dalam mendampingi dan Mengawal Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di tingkat masyarakat, “Ungkapnya.

Ia menyebutkan selama ini kasus kekerasan perempuan dan anak dapat terdeteksi dan tertangani dengan baik berkat hadirnya Paralegal ditingkat Kelurahan.

“Kasus Kekerasan dan masalah Perempuan dan Anak cepat terdeteksi serta tertangani dengan baik berkat hadirnya Paralegal ditingkat kelurahan yang harus terus ditingkatkan melalui sinergi dengan P2TP2A,”Sebutnya.

Kadis DP3A Dalduk KB Sulsel lebih jauh mengaku sinergi program dan terobosan yang terus dilakukan diharapkan dapat menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Melalui kerjasama serta terobosan program dan inovasi yang dilakukan dengan penguatan keluarga diharapkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan,”Pungkasnya.

Ia juga berharap paralegal dapat menjadi pionir di tengah masyarakat untuk sosialisasi pencegahan Kekerasan dalam rumah tangga.

“Paralegal diharapkan dapat menjadi pionir di masyarakat untuk sosialisasi pencegahan Kekerasan dalam rumah tangga agar Perempuan harus berdaya agar terjadi keseimbangan peran dalam keluarga.”Tambahnya.

Pada kesempatan itu Kadis DP3A Dalduk KB Sulsel Dr Fitriah Zainuddin juga melakukan audience dengan istri Walikota Pare-pare yang juga Ketua TP PKK Kota Pare-pare dalam rangka meminta dukungan dan penguatan program perempuan anak serta keluarga. [*]