SIDRAP – Pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) di Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), resmi berakhir. Namun, jejak yang ditinggalkan selama menjalankan berbagai program kerja masih membekas di tengah masyarakat.
Kesan tersebut tergambar dalam Seminar Evaluasi Program Kerja yang digelar di Kantor Desa Passeno, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pengabdian sekaligus ruang bagi mahasiswa untuk mempertanggungjawabkan program yang telah mereka jalankan selama berada di desa.
Seminar tersebut didampingi Supervisor KKN-PK Angkatan 69 Desa Passeno, Basir, S.KM., M.Sc., serta dihadiri Kepala Puskesmas Baranti, Camat Baranti, Ketua BPD Desa Passeno, Kepala Desa Passeno, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Selama masa pengabdian, mahasiswa tidak hanya hadir dengan kegiatan seremonial. Program kerja dirancang berdasarkan hasil observasi terhadap kebutuhan masyarakat, kemudian diwujudkan melalui kegiatan di berbagai sektor.
Dalam seminar, mahasiswa memaparkan sejumlah program yang telah dilaksanakan, mulai dari kesehatan masyarakat, kesehatan ibu dan anak, edukasi bagi anak sekolah, hingga pertanian, peternakan, dan kesehatan ternak. Sasaran kegiatan pun menyentuh berbagai kelompok, termasuk ibu hamil, masyarakat umum, pelajar, petani, peternak, hingga hewan ternak.
Setiap program dipaparkan berdasarkan proses pelaksanaan, sasaran kegiatan, keterlibatan masyarakat, serta capaian yang diperoleh. Pemerintah desa, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat juga diberi ruang untuk memberikan tanggapan serta evaluasi.
Kepala Desa Passeno, Andi Yusuf, memberikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa selama berada di wilayahnya. Ia menilai program yang dilaksanakan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan memberikan manfaat bagi Desa Passeno.
“Waktu terasa sangat cepat. Kalau bisa, mahasiswa ini harus datang kembali ke Sidrap,” ujar Andi Yusuf.
Ucapan tersebut menjadi gambaran kedekatan yang terbangun selama mahasiswa menjalankan pengabdian. Interaksi yang dilakukan tidak hanya berlangsung ketika program kerja digelar, tetapi juga melalui keterlibatan mahasiswa dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Dari sisi tujuan pembangunan, sejumlah program tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan serta Tujuan 2 tentang tanpa kelaparan. Program kesehatan berjalan beriringan dengan kegiatan pertanian, peternakan, dan kesehatan ternak yang berkaitan dengan produktivitas serta ketahanan pangan masyarakat.
Seminar evaluasi akhirnya menjadi titik akhir perjalanan KKN-PK Angkatan 69 di Desa Passeno. Mahasiswa pulang membawa pengalaman pengabdian, sementara masyarakat diharapkan dapat melanjutkan manfaat dari program-program yang telah dijalankan.
Sebab, bagi warga Passeno, kehadiran mahasiswa KKN kali ini bukan sekadar tentang datang, menjalankan program, lalu pulang. Ada interaksi, manfaat, dan cerita yang telah terbangun selama masa pengabdian.(Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter: A. Adetya Wulandari (Mahasiswa Kedokteran Hewan Unhas)













