PAREPARE — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Jurnalistik Islam (JI) IAIN Parepare membekali mahasiswa baru dengan dasar-dasar jurnalistik melalui Training Jurnalistik yang digelar di Gedung N Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang pengenalan bagi mahasiswa baru untuk memahami dunia jurnalistik sekaligus membangun keberanian berpikir kritis terhadap berbagai realitas yang berkembang di masyarakat.
Training Jurnalistik itu melibatkan pengurus HMPS JI dari angkatan 8 dan 9. Keterlibatan lintas generasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan sekaligus memastikan proses kaderisasi di lingkungan Program Studi Jurnalistik Islam terus berjalan.
Hestiani hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia membahas dasar-dasar jurnalistik serta tantangan mengemas nilai-nilai Islam dalam pemberitaan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
Materi disampaikan secara interaktif sehingga mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada konsep jurnalistik, tetapi juga diajak memahami pentingnya kepekaan terhadap realitas dan ketelitian dalam mengolah informasi.
Ketua Program Studi Jurnalistik Islam IAIN Parepare, Dr. Nahrul Hayat, M.I.Kom., turut hadir bersama Ketua SEMA dan DEMA FUAD. Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai menjadi langkah awal mahasiswa baru mengenal dunia jurnalistik secara lebih dekat.
“Ini langkah awal kita mengenalkan dunia jurnalistik ke adik-adik maba agar mereka punya bekal untuk melangkah lebih jauh. Lebih dari itu, di sinilah momentum kita merajut silaturahmi dan mempererat keakraban keluarga besar JI,” ujar Nahrul.
Ia juga mengapresiasi kerja pengurus HMPS JI periode 2026 di bawah kepemimpinan Sedil bersama seluruh panitia yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.
Ketua HMPS JI IAIN Parepare, Sedil, mengatakan training tahun ini mengangkat tema “Peka Terhadap Realitas, Kritis dalam Pemberitaan untuk Membentuk Jurnalis yang Berintegritas.”
Menurutnya, tema tersebut dipilih untuk mendorong mahasiswa Jurnalistik Islam agar tidak menjadi mahasiswa yang pasif dalam menyikapi berbagai persoalan di sekitarnya.
“Semoga kegiatan ini bermakna, bukan hanya untuk maba tapi seluruh mahasiswa JI. Saya sangat yakin, rahim prodi ini melahirkan orang-orang kompeten yang siap mewarnai industri media ke depan,” kata Sedil.
Training Jurnalistik tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses kaderisasi HMPS JI IAIN Parepare. Melalui kegiatan itu, mahasiswa baru diharapkan memiliki dasar jurnalistik, keberanian berpikir kritis, serta pemahaman tentang pentingnya integritas sebelum terjun lebih jauh ke dunia media. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Sinta Umar (Mahasiswa Jurnalistik Islam IAIN Parepare)












