PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • Budaya Toraja, Bugis dan Makassar Tampil di Panggung Nasional BKMT •
Media Kampus

Masa Prodi Mahasiswa, UPA perkenalkan Revolusi Digital 4.0

844
×

Masa Prodi Mahasiswa, UPA perkenalkan Revolusi Digital 4.0

Sebarkan artikel ini
Masa Prodi Mahasiswa UPA perkenalkan Revolusi Digital 4 0 02

MAKASSAR – Sebuah inovasi mengikuti tren zaman bagi akademika di Sulsel dinilai sangat perlu, termasuk mengenalkan penerus bangsa tentang pentingnya terlibat langsung pada era revolusi dimana teknologi menjadi yang terdepan. Hal itu guna menghadirkan lulusan pelajar yang langsung siap terjun ke dunia kerja tanpa harus tertinggal.

Hal ini pun yang digalakkan oleh Universitas Patria Artha (UPA) Makassar. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ilham mengatakan pengenalan era baru yang dikenal revolusi digital 4.0 kepada mahasiswa baru itu sudah dilaksanakan.

Masa Prodi Mahasiswa UPA perkenalkan Revolusi Digital 4 0

Ilham mengatakan, pihak kampus memperkenalkan hal itu pada saat Masa Orientasi dan Pengenalan Program Studi (Prodi).kegiatan itu dibuka Rektor Universitas Patria Artha, Bastian Lubis yang digelar selama tiga hari, 17-19 September 2019 di kampus tersebut.

“Kita sudah berikan berbagai materi serta kegiatan, kepada para mahasiswa baru selama orientasi. Termasuk melibatkan unit kegiatan mahasiswa,” ujar Ilham, Jumat (20/9/2019).

Selain itu lanjut Ilham, orientasi yang dilakukan tidak ke aktifitas bersifat fisik, apalagi perploncoan, melainkan lebih pada pemahaman terhadap dunia kampus dan pembentukan karakter yang baik.

Diantaranya terkait pengenalan dunia kampus, pengenalan yayasan dan struktur organisasi Patria Artha, hingga penyajian materi terkait bela negara.
Juga terkait pengenalan akademik yang dibawakan Wakil Rektor I Bidang Akademik Suhendra S.

“khusus untuk bela negara, selain menanamkan rasa cinta tanah air, mahasiswa baru juga diajarkan latihan baris berbaris. Supaya mereka termotivasi untuk punya sikap dan karakter yang kuat. Pematerinya berasal dari institusi TNI angkatan darat dan angkatan udara,” ungkap lelaki yang akrab disapa Ilo tersebut.

Khusus menghadapi revolusi industri 4.0, menurut Direktur Assesment Centre yang juga Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Keuangan Universitas Patria Artha, Indri Septiani menjelaskan, sangat penting untuk memberi pemahaman kepada mahasiswa yang notabene kaum milenial terkait revolusi industri 4.0.

“Mereka harus kompeten di era 4.0. Bagaimana di era yang banyak menggunakan tenaga mesin, termasuk mengandalkan teknologi digital, mereka bisa tetap andal dan bida bersaing. Selain itu, bagaimana sikap dan integritas mereka,” kata Indri.

Mahasiswa baru juga diberi informasi jika mereka tidak salah dalam memilih Universitas Patria Artha sebagai tempat menimba ilmu. Karena selain memperoleh ijazah, mereka juga akan melakukan sertifikasi terhadap mahasiswa berdasarkan program studi masing-masing.

“Kami juga memberi informasi jika di Patria Artha itu, juga ada kompetensi pendukung ijazah,” pungkasnya.

Selain diberikan materi bagaimana menghadapi dan ambil bagian dalam revolusi industri 4.0 mahasiswa juga dikenalkan dengan Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) yang didirikan Universitas Patria Artha untuk mengkaji dan mendalami pencegahan serta pemberantasan korupsi. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com