ENREKANG — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan fokus pembenahan infrastruktur jalan dan irigasi sebagai strategi utama mendongkrak ekonomi Kabupaten Enrekang.
Penegasan itu disampaikan pada peringatan Hari Jadi ke-66 Enrekang di Kantor Bupati Enrekang, Sabtu (11/4/2026), yang menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Menurut Andi Sudirman, akses jalan yang memadai dan sistem irigasi yang optimal merupakan kunci menggerakkan sektor pertanian dan ekonomi rakyat yang menjadi tulang punggung daerah.
Pemprov Sulsel, kata dia, telah memasukkan Enrekang dalam program Multiyears Project (MYP) 2025–2027. Melalui Paket 3, dialokasikan anggaran Rp79,91 miliar untuk penanganan tiga ruas jalan strategis kewenangan provinsi.
“Perbaikan infrastruktur jalan ini penting untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan membuka konektivitas antarwilayah,” ujarnya.
Selain itu, pada Paket 4 MYP, Pemprov juga mengalokasikan Rp3,99 miliar untuk rehabilitasi Daerah Irigasi Tallung Ura. Program ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Tak hanya mengandalkan proyek multiyears, pada tahun 2026 Pemprov Sulsel turut mengucurkan bantuan keuangan sebesar Rp10 miliar untuk Kabupaten Enrekang.
Anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan tema peringatan hari jadi, “Solidkan Kebersamaan, Sejahtera Bersama”.
Dengan intervensi tersebut, Andi Sudirman berharap Enrekang mampu mencatatkan pertumbuhan signifikan, khususnya di sektor pertanian, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata.
“Kami ingin ekonomi Enrekang bergerak lebih cepat melalui infrastruktur yang kuat dan produktivitas yang meningkat,” tegasnya. (Ag4ys)













