PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain •
Makassar

Gubernur Sulsel: LDII Bukan Hanya Mencerdaskan Tetapi Juga Bangun Moral

413
×

Gubernur Sulsel: LDII Bukan Hanya Mencerdaskan Tetapi Juga Bangun Moral

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulsel LDII Bukan Hanya Mencerdaskan Tetapi Juga Bangun Moral 1
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyampaikan arahan sekaligus membuka Muswil secara resmi.

MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah berharap, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tampil sebagai lembaga pendidikan dan lembaga dakwah yang benar-benar mempersiapkan generasi masa depan.

“Generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral, akhlak, dan etika yang kuat. Yang lebih penting lagi memiliki hati dan bekerja dengan hati,” katanya saat menyampaikan arahan dalam pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VII LDII Sulsel di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Minggu (27/10/2019).

Menurutnya, LDII memiliki visi membangun moral. “Mengapa saya mengatakan demikian, karena saya melihat visi LDII bukan hanya mencerdaskan. Tetapi juga membangun moral, akhlak, dan etika. Saya kira itulah yang kita butuhkan,” tutur Gubernur Nurdin Abdullah dihadapan 4 ribuan warga LDII yang hadir.

Negara Indonesia, ujar gubernur, adalah negara besar. Tidak hanya besar, tetapi juga Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa.

“Tetapi hari ini, sebagai negara agraris, kemiskinan kita masih di tingkat pertama. Kemiskinan saat ini masih ada di pesisir atau pulau-pulau,” katanya.

Padahal, lanjut Nurdin Abullah, Indonesia tidak kekurangan orang cerdas. “Tetapi, yang kita rasakan sekarang ini adalah krisis moral. Ini harus kita akui. Potensi alam kita luar biasa. Tetapi tergantung siapa yang akan mengelola,” ucap Nurdin Abdullah.

Oleh karena itu, kata Nurdin, Insya Allah pemerintah provinsi Sulawesi Selatan akan hadir bersama-sama LDII.

“Tidak akan mungkin apa yang sampaikan tadi bisa kita capai tanpa campur tangan pemerintah. Jangan biarkan LDII berjalan sendiri,” ungkap gubernur.

Gubernur berharap, LDII menjadi lembaga dakwah yang kuat, menjadi contoh, dan menjadi mitra pemerintah yang strategis.

“Mudah-mudahan musyawarah ini akan melahirkan rekomendasi untuk lebih mempercepat kemajuan di Sulawesi Selatan,” paparnya.

Pemilihan, ungkap gubernur bukanlah proses, tetapi tujuan. Tujuannya adalah membangun LDII menjadi kuat memiliki visi yang kuat.

“Lembaga ini supaya bisa mandiri. Banyak usaha-usaha yang bisa kita dorong. Kita coba lihat beberapa lahan-lahan produktif yang dimiliki pemrov yang bisa kita kelola bersama-sama untuk menopang organisasi kita,” kata mantan Bupati Bantaeng ini.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyempatkan diri menghadiri Muswil VII LDII Sulawesi Selatan ditengah padatnya agenda.

Dengan memukul gong, gubernur membuka secara resmi Muswil LDII Sulawesi Selatan. Tampak mendampingi gubernur saat memukul gong, Ketua Umum DPP LDII Prof Dr KH Abdullah Syam MSc, Aksa Mahmud, dan Plt Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan Dr Ir Abri MP.

Usai pembukulan gong, acara dilanjutkan penyerahan cinderamata dari Ketua Umum DPP LDII kepada Gubernur Sulawesi Selatan.

Usai membuka Muswil LDII, gubernur menumpang helikopter dari Mall Phinisi Point menuju ke Kota Parepare untuk menjadi saksi pernikahan.

Seusai pembukaan Muswil, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi bela negara oleh Staf Ahli Panglima Kodam XIV Hasanuddin Kol Czi Ade Heri Kurniawan. Perwira tiga bunga ini menyampaikan materi dengan tajuk bela negara dalam perspektif ormas.

Adapun dalam diskusi panel, tiga orang pemateri menyampaikan pembekalan kepada peserta Muswil.

Pertama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan diwakili Kepala Seksi Penerangan dan Penyuluhan Agama Islam Drs Misbahuddin MA. Pihaknya menyampaikan materi peran ormas dalam mewujudkan kerukunan intra dan antar umat beragama.

Pemateri kedua, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Prof Dr HM Ghalib MA menyampaikan materi MUI sebagai payung ormas Islam.

Pemateri ketiga, Kepala Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Priyambudi SH MH menyampaikan materi hak dan kewajiban ormas sekaitan dengan undang-undang nomor 17 tahun 2017 tentang penetapan perpu ormas.

Hadir empat orang pengurus DPP LDII diantaranya Ketua Umum DPP LDII Prof Dr KH Abdullah Syam MSc, Ketua DPP LDII Ir Chriswanto Santoso MSc, anggota Departemen Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Nurasid SH, dan Ketua Deptemen Pengabdian Masyarakat Rully Siswa Bernaputra AMd.

Turut hadir Plt Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan Dr Ir Abri MP, sekretaris DPW LDII Sulawesi Selatan Ishak Andi Ballado, ketua panitia Muswil Dr Sanusi Fattah SE MSi, tokoh agama, tokoh ormas, tokoh masyarakat, tokoh wanita, dan sekitar 4 ribuan warga dan simpatisan LDII. (*)

Gubernur Sulsel LDII Bukan Hanya Mencerdaskan Tetapi Juga Bangun Moral
Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan di Gedung Celebes Convention Center, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (27/10/2019).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com