Beranda ยป Sulsel ยป Gubernur Sulsel: Pengangkatan Kepala Sekolah Atas Usulan Kepala Daerah
Gubernur Sulsel: Pengangkatan Kepala Sekolah Atas Usulan Kepala Daerah
Sulsel

Gubernur Sulsel: Pengangkatan Kepala Sekolah Atas Usulan Kepala Daerah

WAJO – Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan, bupati dan walikota adalah pimpinan kepala SMA, SMK, dan SLB di daerah.

Hal itu dijelaskan Prof HM Nurdin Abdullah di depan para kepala SMA, SMK, dan SLB dari Bone, Wajo, dan Soppeng dikabupaten Wajo.

Hadir dalam acara ini Bupati Wajo Dr Amran Mahmud, Wakil Bupati Amran, puluhan kepala sekolah dari Wajo, Bone, dan Soppeng.

Menurut Nurdin Abdullah, SMA, SMK, dan SLB memang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, tetapi yang menjadi pemimpin terdekat di daera adalah bupati dan walikota.

Oleh karena itu, Gubernur Prof HM Nurdin Abdullah menegaskan, pengangkatan kepala SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan gubernur atas sepengetahuan dan berdasarkan usulan bupati atau walikota.

“Di era pemerintahan saya, pengangkatan kepala sekolah SMA sederajat berdasarkan atas usulan bupati dan walikota. Bupati dan walikota yang punya wilayah tempat sekolah berada,” katanya.

Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan, syarat menjadi kepala sekolah adalah kapasitas bukan karena isi dompet.

Menjadi kepala sekolah, katanya, bukan karena isi kantung tetapi karena kualitas kerja. “Tidak ada lagi yang menjadi pejabat karena uang di masa pemerintahan saya,” jelas Nurdin Abdullah.

Menurutnya, guru adalah raja. Harus diperbaiki mutnya. Gubernur berharap guru dan kepala sekolah harus kerja dengan baik karena pendidikan menurutnya, menjadi tulang punggung di negara kita.

“Pendidikan harus dibenahi dimulai dari pendidikan usia dini. Besic membaca, menulis, dan berhitung harus kuat sejak usia dini. Kita benahi sama-sama pendidikan. Peranan kepala sekolah dan guru sangat penting,” tegasnya. [*]