PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi •
Internasional

Hari Terakhir KTT G20 Hamburg, Demonstran Bentrok dengan Polisi

1054
×

Hari Terakhir KTT G20 Hamburg, Demonstran Bentrok dengan Polisi

Sebarkan artikel ini

HAMBURG – Demonstrasi damai hari Sabtu menentang KTT G20 yang dihadiri pemimpin global di Hamburg diwarnai dengan bentrokan antara ratusan militan anti-kapitalis dengan polisi Jerman di Hamburg.
Ratusan militan anti-kapitalis bentrok dengan polisi Jerman di tengah-tengah demonstrasi damai hari Sabtu menentang KTT G20 yang dihadiri pemimpin global di Hamburg, setelah dua hari bentrok dengan kekerasan yang mencemari KTT itu.

Sabtu malam, setelah para pemimpin meninggalkan Hamburg, polisi melontarkan meriam air untuk membubarkan demonstran yang masih ada, banyak dari mereka mabuk, dan mulai melempar botol dan benda lain. UGD Rumah Sakit merawat orang-orang yang terluka namun tidak menyebut jumlah.

Ketegangan meningkat sepanjang hari setelah kerusuhan Jumat malam ketika orang-orang radikal menjarah toko, membakar mobil dan melempar benda-benda. Pusat kota itu sarat toko-toko mewah di jalan-jalan utama yang dibarikade dan banyak dijaga petugas keamanan.

Lebih 50 ribu orang berkumpul untuk melancarkan demonstrasi “Tidak menyambut G20” di kota pelabuhan itu pada siang. Pada satu ketika, kelompok sekitar 120 orang, beberapa dari mereka bertopeng, menendang dan menyerang polisi dengan tiang bendera sebelum melarikan diri.

Kepala polisi Hamburg sebelumnya mengaku terkejut atas “gelombang kemarahan yang merusak”, kerusuhan dan pembakaran sejak Kamis. Namun, pada hari Sabtu, umumnya pemrotes muda, sebagian memegang balon, lainnya mendorong kereta bayi, ingin mempertahankan demonstrasi damai sementara musik hip-hop dan Turki keluar dari pengeras suara. (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com