Beranda ยป Media Kampus ยป Ikuti Konferensi Internasional di Malaysia, 2 Mahasiswa FKM Unhas Perankan Diplomat Asing
Ikuti Konferensi Internasional di Malaysia, 2 Mahasiswa FKM Unhas Perankan Diplomat Asing
Media Kampus

Ikuti Konferensi Internasional di Malaysia, 2 Mahasiswa FKM Unhas Perankan Diplomat Asing

MAKASSSAR, Dua Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas, Nurul Magfirah dan Patrecia Batti, yang berkesempatan mengikuti Konferensi Global Goals Model United Nation di Malaysia, 11-14 Januari 2019, didaulat untuk berperan sebagai diplomat Australia dan Argentina.

Melalui sambungan telepon, kepada media Sulsel.com, Minggu (13/1) Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., MSc.PH, PhD, mengatakan, bahwa peran tersebut diberikan panitia konferensi kepada keduanya, saat, Nurul dan Patrecia bermain dalam Simulasi Konfrensi United Nation.

Kegiatan tersebut masih menurut Prof. Sukri dihadiri sekitar 471 peserta dari berbagai universitas dan negara seperti Filipina, Mexico, India dan beberapa negara lainnya termasuk Indonesia.

Sementara itu menurut Nurul Magfirah yang memainkan peran diplomat Australia, sebelumnya kepada panitia dirinya mengusulkan untuk berperan sebagai diplomat Indonesia dan Australia, namun panitia menetapkan dirinya untuk bertindak sebagai diplomat Australia, sedangkan Patricia Batti berperan sebagai diplomat Argentina.

“Saya mengajukan usulan untuk menjadi diplomat Indonesia dan Australia tetapi keputusannya ada pada panitia dan panitia memutuskan saya menjadi diplomat Australia dalam simulasi ini.

Di konferensi ini kami membahas topik yang sesuai dengan Goalnya dan tiap perwakilan negara diberi kesempatan untuk berbicara terkait topik yang dibahas misalnya memberikan tanggapan, saran dan solusi. Kebetulan saya mendapat alokasi di Goal 6 yaitu clean water and sanitation,” ungkap Nurul.

Lebih lanjut Patricia menambahkan, bahwa setiap peserta ditetapkan oleh komite untuk bertindak selaku diplomat negara lain yang ada di seluruh dunia serta diberikan topik yang berbeda sesuai goals-nya.

“Saya mendapat Argentina, dengan topik yang dibahas dalam tim kami berkaitan dengan Goals 3 SDGs yaitu good health and well being yang menekankan pada subtopik providing the solution in reducing global maternal mortality in the developing and under-developing countries,” tegas Patricia.

Menanggapi keikutsertaannya dalam forum tingkat Internasional tersebut, baik Nurul maupun Patricia keduanya mengaku sangat exicited, karena bisa belajar banyak dari orang-orang-orang dari negara lain, bisa berkomunikasi tentang bagaimana kondisi di negara mereka.

“Saya juga senang bisa mengambil bagian dalam mewujudkan SDGs melalui forum ini.

Kami berharap bahwa forum seperti ini ke depan juga bisa dilakukan di Indonesia, sehingga semua generasi muda menyadari bahwa kita adalah orang-orang yang bisa mewujudkan SDGs dan juga akan merasakan manfaat SDGs ini di masa depan,” terang Patricia lagi.

Di kesempatan terpisah, Prof. Sukri mengaku memberikan apresiasi yang luar biasa kepada mahasiswa yang telah mewakili FKM dan Unhas keseluruhan pada forum internasional tersebut, karena merupakan pembelajaran yang sangat baik kepada mahasiswa dan pemuda Indonesia untuk dapat berkiprah dan mengambil peran dalam pembangunan berkelanjutan ini.

“Selamat kepada adek berdua,” pungkasnya. (*/464ys)