Jeneponto — Membaca tak lagi sekadar aktivitas membuka halaman demi halaman buku bagi siswa UPT SDN 3 Kelara dan UPT SDN 25 Kelara. Melalui proyek berbasis buku, siswa diajak mengolah informasi yang mereka baca menjadi berbagai karya kreatif.
Kegiatan tersebut diinisiasi mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan melibatkan Perpustakaan Tombolo Smart Plus di Desa Tombolo, Dusun Lantang, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.
Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya diarahkan memahami isi bacaan. Mereka juga ditantang mengembangkan informasi dari buku menjadi karya sesuai minat dan kemampuan masing-masing.
Karya yang dihasilkan dapat berupa rangkuman, cerita, gambar, poster, hingga berbagai bentuk kreativitas lainnya. Proses tersebut membuat siswa belajar menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari buku dengan cara yang lebih menarik.
Pendekatan ini sekaligus mendorong siswa untuk berpikir, berkomunikasi, serta belajar bekerja secara mandiri maupun bersama teman. Buku ditempatkan bukan hanya sebagai sumber bacaan, tetapi juga sebagai pemantik munculnya ide dan kreativitas.
Perpustakaan Tombolo Smart Plus menjadi salah satu ruang pendukung kegiatan. Koleksi buku dan suasana perpustakaan dimanfaatkan siswa sebagai sumber pengetahuan untuk mengembangkan proyek mereka.
Kolaborasi sekolah dan perpustakaan desa ini menunjukkan bahwa gerakan literasi dapat tumbuh dari lingkungan terdekat siswa. Perpustakaan tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi juga dapat menjadi ruang belajar, berdiskusi, berkreasi, dan menghasilkan karya.
Bagi siswa, pola kegiatan seperti ini diharapkan membuat membaca terasa lebih menyenangkan. Ketika informasi dari buku dapat diolah menjadi karya, siswa memiliki pengalaman bahwa membaca bukan sekadar kewajiban, melainkan aktivitas yang bisa melahirkan sesuatu.
Kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi siswa untuk mengenali potensi masing-masing. Setiap anak memiliki cara berbeda dalam memahami dan mengembangkan informasi yang diperoleh dari bacaan, sehingga proses belajar menjadi lebih aktif dan beragam.
Melalui kolaborasi UPT SDN 3 Kelara, UPT SDN 25 Kelara, mahasiswa KKN Tematik Unhas, dan Perpustakaan Tombolo Smart Plus, gerakan literasi di Desa Tombolo diharapkan terus berkembang secara berkelanjutan. Dari buku, siswa menemukan pengetahuan; dari pengetahuan, tumbuh kreativitas; dan dari kreativitas, lahir karya. (Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter: Alfian A. (Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perikanan Unhas)













