PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Jorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarAnies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Jorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarAnies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskan
Makassar

Ingin Perkuat Ketahanan Pangan, Wali Kota Makassar Pelajari Strategi BUMD Pangan DKI Jakarta

1067
×

Ingin Perkuat Ketahanan Pangan, Wali Kota Makassar Pelajari Strategi BUMD Pangan DKI Jakarta

Sebarkan artikel ini
Ingin Perkuat Ketahanan Pangan, Wali Kota Makassar Pelajari Strategi BUMD Pangan DKI Jakarta
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menggali strategi pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov DKI Jakarta yang sukses di sektor pangan.

MAKASSAR—Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menggali strategi pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov DKI Jakarta yang sukses di sektor pangan.

Kunjungan tersebut menyasar PT Food Station Tjipinang Jaya (PT FSTJ), BUMD yang dikenal sebagai motor penggerak ketahanan pangan di Ibu Kota. Dalam pertemuannya dengan Direktur Keuangan dan Umum PT FSTJ, Julius Sutjiadi, Munafri membahas berbagai strategi pengelolaan dan inovasi bisnis pangan yang berkelanjutan.

“Kami ingin belajar dari keberhasilan BUMD DKI Jakarta dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan. Ini penting untuk diterapkan di Makassar,” ujar Munafri, Rabu (16/4/2025).

Menurut pria yang akrab disapa Appi ini, penguatan BUMD di sektor pangan sangat krusial dalam menopang kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus menjadi alat pengendali inflasi daerah. Ia melihat peluang besar untuk mengembangkan peran BUMD seperti Rumah Potong Hewan (RPH) agar bisa bertransformasi menjadi pusat produksi pangan modern.

“Kalau dikelola dengan baik, BUMD pangan bisa menjadi stabilisator pasar dan pendorong utama ekonomi lokal. Ini yang ingin kita wujudkan di Makassar,” tegas Appi.

Selain membahas strategi pasokan dan distribusi, Appi juga menekankan pentingnya inovasi dan efisiensi dalam rantai distribusi pangan. Ia percaya bahwa pola kerja FSTJ yang terintegrasi dari hulu ke hilir bisa menjadi role model bagi Makassar dalam menciptakan sistem pangan yang tangguh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar dalam membangun kemandirian daerah, terutama menghadapi dinamika harga bahan pokok dan fluktuasi pasokan di pasar.

“BUMD harus menjadi garda terdepan dalam memastikan rakyat tidak kekurangan pangan. Dengan peran yang tepat, BUMD bisa menjadi solusi konkret atas berbagai tantangan ketahanan pangan di masa depan,” tutup Munafri. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com