Tanggapan Pemain NBA Terkait Virus Korona
COVID-19 telah menyebar luas dan mempengaruhi berbagai industri di dunia, termasuk olahraga. National Basketball Association (NBA) pun menangguhkan musim 2019-2020 untuk sementara waktu guna menjaga kesehatan dan keselamatan penggemar, pemain, dan setiap orang yang terhubung dengan liga, dan masyarakat umum. Menanggapi situasi tersebut, beberapa pemain NBA turut menyampaikan tanggapan dan membangun kesadaran masyarakat dalam melawan penyebaran virus ini.

JAKARTA – Virus korona terbaru yang dikenal dengan nama COVID-19 telah menyebar luas dan mempengaruhi berbagai industri di dunia, termasuk olahraga. National Basketball Association (NBA) pun menangguhkan musim 2019-2020 untuk sementara waktu karena virus korona menjadi pandemi.

Dalam suratnya kepada penggemar NBA, Adam Silver menjelaskan keputusan tersebut diambil guna menjaga kesehatan dan keselamatan penggemar, pemain, dan setiap orang yang terhubung dengan liga, dan masyarakat umum.

Menanggapi situasi tersebut, beberapa pemain NBA turut menyampaikan tanggapan dan membangun kesadaran masyarakat dalam melawan penyebaran virus ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by NBA (@nba) on

1. Rudy Gobert, Utah Jazz

Rudy Gobert dari Utah Jazz merupakan pemain NBA pertama yang dinyatakan positif terjangkit virus COVID-19, yang menyebabkan laga Jazz kontra Oklahoma City Thunder dibatalkan.

Beberapa hari berselang, Gobert memberikan kabar terkini terkait keadaannya yang semakin membaik. Ia pun memberikan beberapa panduan untuk mencegah penyebaran virus korona semakin meluas.

Gobert yang menyabet gelar pemain bertahan terbaik dalam dua musim beruntun juga menganjurkan penggemar NBA untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air, tidak menyentuh wajah, dan mengurangi kontak fisik dengan orang lain jika tidak diperlukan.

Ia bahkan menyumbangkan lebih dari 500.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar 7,3 miliar rupiah untuk membantu para karyawan paruh waktu di kandang Utah Jazz.

Hal ini untuk membantu menutupi upah mereka yang tidak dapat bekerja selama penangguhan musim NBA.

Donasi tersebut pun diperuntukkan bagi keluarga yang terkena dampak pandemi COVID-19 di kota Utah dan Oklahoma, serta para pekerja kesehatan dan perawat di negara asalnya, Prancis.

 

View this post on Instagram

 

A message from @spidadmitchell

A post shared by NBA (@nba) on

2. Donovan Mitchell, Utah Jazz

Kabar positif lainnya datang dari salah satu rekan setim Gobert, Donovan Mitchell, pemain NBA kedua yang dinyatakan positif terjangkit virus korona.

Mitchell mengaku tidak mengalami gejala-gejala COVID-19 dan langsung menjalani karantina setelah hasil tes diumumkan.

Pada akhir pekan lalu, juara kontes Slam Dunk di NBA All-Star 2018 tersebut menyampaikan keadaannya yang kian membaik.

“Saya baik-baik saja. Semuanya berjalan baik. Saya hanya mengambil tindakan pencegahan yang tepat, seperti yang dikatakan oleh otoritas kesehatan,” ujar guard Jazz ini.

Dalam pesan singkatnya, Mitchell juga menyampaikan keinginannya untuk segera kembali ke lapangan dan bermain di depan para penggemar NBA.

“Saya benar-benar rindu bermain di depan kalian semua, dan saya akan bertemu kalian segera,” ucapnya.

 

View this post on Instagram

 

A message from @damianlillard

A post shared by NBA (@nba) on

3. Damian Lillard, Portland Trail Blazers

Pemain NBA lainnya yang juga angkat suara dalam membangun kesadaran masyarakat tentang wabah COVID-19 adalah point guard Portland Trail Blazer, Damian Lillard.

Bersama putranya, Lillard yang telah terpilih menjadi anggota NBA All-Star sebanyak lima kali pun mengingatkan penggemar untuk selalu menjaga kebersihan dan menghindari keramaian untuk sementara waktu, demi mengurangi penyebaran virus korona.

 

View this post on Instagram

 

A message from @vicoladipo

A post shared by NBA (@nba) on

4. Victor Oladipo, Indiana Pacers

“Cuci tanganmu (dan) gunakan hand sanitizer. Jagalah dirimu dan orang-orang di sekitarmu,” ucap Victor Oladipo, guard Indiana Pacers.

Seperti Donovan Mitchell, Oladipo yang meraih gelar NBA Most Improved Player of the Year Award pada 2018 dan telah bermain di laga NBA All-Star sebanyak dua kali, juga mengungkapkan kerinduan terhadap lapangan dan olahraga favoritnya.

“Para penggemar NBA, kami rindu kalian. Kami tidak sabar untuk kembali bermain bagi kalian,” ungkapnya.

 

View this post on Instagram

 

‪A message from @jaytatum0

A post shared by NBA (@nba) on

5. Jayson Tatum, Boston Celtics

Jayson Tatum juga turut menyampaikan imbauan kepada para penggemar NBA untuk menjaga diri, mengurangi kegiatan di luar rumah, dan saling berinteraksi secara fisik (social distancing).

“Saat ini, kita harus saling menjaga keselamatan bersama,” ujarnya.

“Tetap tenang dan jaga diri. Cucilah tanganmu secara rutin dan hindari keramaian. Jika kamu batuk atau bersin, tutuplah mulut dengan menggunakan masker,” katanya.

Tatum yang dinobatkan sebagai NBA All-Star pertama kali pada tahun ini, mendorong penggemar untuk saling bahu-membahu melawan wabah COVID-19.

“Ini merupakan keadaan sulit, namun kita dapat melewatinya bersama. Kami menyayangi para penggemar NBA dan kami akan segera kembali. Terima kasih,” ucapnya.

Sementara itu, NBA akan terus berkoordinasi dengan para pakar kesehatan dan penyakit menular serta pejabat pemerintah dalam menentukan panduan aman untuk melanjutkan pertandingan.

Kunjungi NBA.com dan ikuti @nbaindonesia di Facebook serta Instagram untuk mengetahui kabar terkini dan pembaruan agar tetap terhubung dengan pertandingan, serta temukan panduan tentang cara menjaga diri dan keluarga tetap aman dan sehat. (*)