Ini Target Plt Gubernur di HUT Sulsel ke-352
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat di temui awak media di kantor Gubernur Sulsel Jl. Urip Sumoharjo Makassar, Senin (18/10/2021).

MAKASSAR—Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan sejumlah harapan dan target kerja pemprov Sulsel mendatang jelang peringatan puncak Hari Jadi Sulawesi Selatan (Sulsel) ke 352 yang bakal di gelar di kantor DPRD Sulsel.

Andi Sudirman Sulaiman menargetkan perbaikan sistem keuangan Pemprov Sulsel yang selama ini dinilai tidak kacau dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini terlihat saat Pemprov Sulsel gagal meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Pemprov Sulsel dalam 10 kali berturut-turut terhenti di tahun 2021 ini.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberi opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran 2020.

“Target kita sistem keuangan yang tidak baik-baik saja sudah bisa tercover kembali, kemudian proyek yang kita pesimis terlaksana seperti misalnya pabrik jagung yang tadinya kita tidak tau bisa jalan atau tidak dicover dengan studi ke jember kemudian menarik mereka, kemudian jalankan mekanisme nya, baru kita cek kembali” ucap Sudirman Sulaiman saat di temui di kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo Makassar, senin (18/10/2021).

Selain perbaikan sistem keuangan daerah, Andi Sudirman Sulaiman, juga akan fokus menyelesaikan program prioritas tahun ini, termasuk program perbaikan jalan lintas strategis, serta pada persoalan-persoalan utang.

“Kemudian yang mau kita capai jalan jalan lintas Strategis kita bisa jalankan tanpa ada hambatan kemudian sistem keuangan masyarakat yang tadinya banyak bermasalah dengan utang kita bisa prioritas kan selesai.” cetusnya.

Andi Sudirman Sulaiman berharap seluruh jajaran pemerintah daerah pemprov sulsel bekerja secara profesional untuk menghadirkan layanan yang baik kepada masyarakat.

“Harapan saya dengan bersatu dan sipakatau bekerja profesional dan optimisme yang kuat sulsel bisa jauh lebih baik, dan sulsel jauh kita arahan ke pemerintahan profesional,” harapnya. (*)