PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Batua
News

Isu Bom, Penumpang Panik dan Buka Paksa Jendela Darurat Pesawat

437
×

Isu Bom, Penumpang Panik dan Buka Paksa Jendela Darurat Pesawat

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Gurauan seorang penumpang pesawat Lion Air nomor penerbangan JT687 dari bandara internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, menuju ke bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta Senin sore (28/5), menimbulkan kepanikan dan membuat penumpang-penumpang lain membuka paksa kedua jendela darurat (emergency exit window) di bagian kanan, tanpa instruksi awak kabin.

“Dalam penerbangan tersebut ada seorang penumpang yang bergurau membawa bom,” pernyataan Lion Air, “namun ini tidak serta merta dijadikan alasan untuk membuka jendela darurat.”

Penumpang yang menyampaikan gurauan tidak layak itu diidentifikasi sebagai Frantinus Nirigi dan langsung diamankan aparat keamanan bandara Supadio. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, salah satu di antaranya adalah kartu alumni Universitas Tanjungpura. Hingga laporan ini disampaikan, Narigi masih ditahan di Polresta Pontianak.

Sementara penumpang yang diduga melakukan tindakan merusak pesawat juga telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. “Lion Air mengharapkan perbuatan tersebut diproses sampai ke tingkat pengadilan,” pernyataan tertulis Lion Air.

Sedikitnya delapan orang luka-luka karena terjatuh ketika keluar dari pesawat tersebut, dan kini dirawat di rumah sakit.

Para penumpang lain akan tetap diberangkatkan ke Jakarta Senin malam, namun masih menunggu pesawat pengganti yang didatangkan dari bandara lain. [VOA/4LD]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com