PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • Solusi Islam untuk Penanganan HIV/AIDS di Makassar • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan •
Otomotif

Isuzu Panther: Legenda Diesel yang Menutup Laju di Jalanan Indonesia

1183
×

Isuzu Panther: Legenda Diesel yang Menutup Laju di Jalanan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Isuzu Panther: Legenda Diesel yang Menutup Laju di Jalanan Indonesia
Nama Isuzu Panther mungkin sudah tidak asing bagi para pecinta mobil diesel di Indonesia. Dikenal sebagai mobil tangguh, irit, dan bandel di segala medan, Panther sempat menjadi pilihan utama keluarga, pengusaha, hingga pegiat travel. Namun, pada 2021, perjalanan panjang mobil berjuluk "Rajanya Diesel" ini resmi berakhir. (Foto courtesy by Market Place Facebook)

MAKASSAR—Nama Isuzu Panther mungkin sudah tidak asing bagi para pecinta mobil diesel di Indonesia. Dikenal sebagai mobil tangguh, irit, dan bandel di segala medan, Panther sempat menjadi pilihan utama keluarga, pengusaha, hingga pegiat travel. Namun, pada 2021, perjalanan panjang mobil berjuluk “Rajanya Diesel” ini resmi berakhir.

Panther pertama kali masuk ke Indonesia pada 1991, melalui tangan PT Pantja Motor — sebelum lisensinya dipegang penuh oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI). Mobil ini didesain sebagai kendaraan niaga serbaguna, dengan kemampuan angkut banyak penumpang dan barang, namun tetap hemat bahan bakar.

Panther hadir sebagai pesaing langsung dari Toyota Kijang, namun membedakan diri dengan mesin diesel 2.300 cc yang lebih tangguh dan efisien.

Memasuki era 90-an hingga 2000-an, Isuzu Panther mencetak penjualan fantastis. Model-model seperti Panther Hi-Grade, Royale, hingga Touring begitu populer, terutama di kalangan keluarga besar dan pelaku travel antar-kota.

Desainnya memang sederhana, namun ketangguhannya di jalan rusak, medan tanjakan, dan keiritan solar membuatnya dijuluki “mobil sejuta umat” di luar kota.

Versi facelift terus bermunculan, dengan penambahan AC double blower, sistem audio, dan ubahan eksterior yang lebih kekinian. Bahkan, pada tahun 2000-an, Panther turut digunakan sebagai kendaraan dinas dan ambulans, berkat kapasitas dan daya tahan mesinnya.

Memasuki era Euro 4, Isuzu Panther mulai kehilangan pamornya. Minimnya inovasi teknologi, terutama pada mesin dan fitur keselamatan, membuat Panther mulai ditinggalkan konsumen yang beralih ke mobil MPV bermesin bensin dengan teknologi lebih modern.

Panther masih bertahan dengan mesin 4JA1 yang legendaris, namun tidak lagi kompatibel dengan standar emisi baru yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Pada awal 2021, PT IAMI resmi mengumumkan berhentinya produksi Isuzu Panther. Keputusan ini sekaligus menutup perjalanan tiga dekade sang legenda diesel di Tanah Air. Pabrik Isuzu kini sepenuhnya fokus pada produksi kendaraan niaga dan komersial.

Walau tak lagi mengaspal dalam versi baru, nama Isuzu Panther tetap hidup di hati para pecintanya. Komunitas pecinta Panther di berbagai daerah masih aktif menjaga, memodifikasi, hingga merawat unit-unit lama yang kini menjadi barang koleksi bernilai nostalgia.

Isuzu Panther bukan sekadar kendaraan. Ia adalah saksi sejarah perjalanan banyak keluarga dan pengusaha kecil di Indonesia. Dari jalanan kota besar hingga pelosok desa, suaranya yang khas dan tarikannya yang kuat tak mudah dilupakan.

Kini, meski tak lagi diproduksi, legenda Panther terus melaju di kenangan, di jalanan yang pernah ia taklukkan. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com