🌙 Hari ke-5 Ramadhan 1447 H
Imsak04:42
Subuh04:52
Dzuhur12:19
Ashar15:30
Maghrib18:26
Isya19:36
Makassar

Jelang Nataru, PLN Siagakan 2.454 Personel Jaga Keandalan Listrik Sulselrabar

599
×

Jelang Nataru, PLN Siagakan 2.454 Personel Jaga Keandalan Listrik Sulselrabar

Sebarkan artikel ini
Jelang Nataru, PLN Siagakan 2.454 Personel Jaga Keandalan Listrik Sulselrabar
Direktur Manajemen Risiko PT PLN (Persero), Adi Lumakso (kedua dari kiri) saat bertemu Pastor Paroki Gereja Katedral Makassar, Pastor Yulius Malli (kanan) untuk memastikan kesiapan personel PLN dalam mensukseskan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kota Makassar pada Rabu (24/12). PLN menyiagakan 3 unit UPS dengan total kapasitas 176 kVA di Gereja Katedral Makassar.

MAKASSAR—PT PLN (Persero) menyiagakan 2.454 personel guna menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar).

Kesiapan tersebut ditinjau langsung Direktur Manajemen Risiko PLN, Adi Lumakso, bersama manajemen PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar saat mengunjungi Gereja Katolik Katedral Makassar, Posko Siaga PLN, serta Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN ULP Mattoanging, Rabu (24/12/25).

Adi Lumakso menegaskan, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan aman agar rangkaian ibadah serta perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung tanpa gangguan.

“Gereja ini menjadi salah satu simbol perayaan Natal dan Tahun Baru. Karena itu, kami all out memastikan distribusi listrik berjalan andal agar ibadah dan perayaan dapat berlangsung dengan lancar,” ujar Adi.

Apresiasi atas kesiapan PLN disampaikan Pastor Paroki Gereja Katolik Katedral Makassar, Pastor Yulius Malli. Menurutnya, dukungan PLN memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kunjungan langsung Direksi PLN. Keandalan listrik sangat penting dalam pelaksanaan ibadah. Apalagi PLN juga menyiapkan UPS sebagai langkah antisipasi,” kata Pastor Yulius.

Ia menilai komitmen PLN menjaga keandalan listrik saat Natal menjadi wujud kebersamaan dan toleransi antarumat beragama.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa masa siaga Nataru berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Selama periode tersebut, PLN mengoperasikan 79 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah layanan Sulselrabar.

“Kami telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan dalam kondisi prima dan sistem pengamanan berlapis di 226 titik prioritas. Khusus Gereja Katolik Katedral Makassar, kami menyiagakan tiga unit Uninterruptible Power Supply dengan total kapasitas 176 kVA,” ungkap Edyansyah.

Dari sisi pasokan daya, proyeksi beban puncak sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) selama Nataru diperkirakan mencapai 1.852,6 megawatt (MW). Dengan daya mampu pasok sebesar 2.185,1 MW, sistem masih memiliki cadangan daya sekitar 332,4 MW.

“Seluruh personel PLN disiagakan agar masyarakat, khususnya umat Nasrani, dapat menjalankan ibadah Natal dengan tenang dan nyaman. Ini merupakan bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Untuk memperkuat pengamanan sistem, PLN UID Sulselrabar juga membentuk Special Force Siaga Nataru yang didukung 144 unit genset, 25 unit UPS, dan 46 unit Gardu Bergerak. Selain itu, PLN menyiapkan sarana operasional berupa 12 unit truk crane, 157 sepeda motor, serta 295 kendaraan operasional guna mempercepat penanganan gangguan di lapangan.

“Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, kami memperkuat sistem melalui penerapan digitalisasi smart distribution sehingga pemantauan dan penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur,” tambah Edyansyah.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun, PLN UID Sulselrabar juga memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik. Sebanyak 65 SPKLU yang tersebar di 52 lokasi di wilayah Sulsel, Sultra, dan Sulbar siap melayani pengguna kendaraan listrik selama periode Nataru.

“Di tengah suasana damai Natal, insan PLN tetap bersiaga di lapangan. Kami berharap seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lancar tanpa kendala,” tutup Edyansyah. (70n/Ag4ys/4dv)

Jelang Nataru, PLN Siagakan 2.454 Personel Jaga Keandalan Listrik Sulselrabar
Direktur Manajemen Risiko PT PLN (Persero), Adi Lumakso saat memastikan kesiapan pasokan listrik Pulau Sulawesi di Control Center PLN UP2B Sulawesi, Kota Makassar pada Rabu (24/12).
Konten dilindungi © Mediasulsel.com