PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru •
Bisnis

Kabar Baik, Per 1 September, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun

550
×

Kabar Baik, Per 1 September, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun

Sebarkan artikel ini
Kabar Baik, Per 1 September, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun
PT Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga jual produk-produk BBM Non subsidi atau Jenis Bahan Bakar Umum (JBU), yang berlaku di SPBU wilayah Sulawesi per 1 September 2024.

MAKASSAR—PT Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga jual produk-produk BBM Non subsidi atau Jenis Bahan Bakar Umum (JBU), yang berlaku di SPBU wilayah Sulawesi per 1 September 2024.

Area Manager Communication, Relatioon & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan penurunan harga BBM per tanggal 1 September 2024,

“Semua jenis BBM non subsidi atau yang tergolong Pertamax Series dan Dex Series untuk wilayah Sulawesi saat ini turun harga, ini kita lakukan evaluasi dan penyesuaian secara berkala, bisa turun dan juga naik ataupun tetap karena mengikuti trend minyak dunia dan nilai tukar rupiah,” ungkapnya.

Lebih lanjut lagi Fahrougi mengatakan harga BBM saat ini seperti harga BBM JBU sesuai mekanisme pasar, “Harga rata-rata publikasi minyak yakni Means of Platts Singapore (MOPS) atau Argus dan juga mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika,” ucap Fahrougi.

Adapun harga baru per 1 September 2024 ini sudah sesuai dengan penetapan harga yang diatur dalam Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Di Propinsi Sulawesi sendiri terdapat update harga untuk jenis BBM Pertamax dengan nilai oktan 92 (RON 92) tersebut saat ini dibanderol dengan harga Rp.13.250,-per liter yang sebelumnya Rp.13.500,-per liter, harga Pertamax Turbo dengan nilai oktan 98 (RON 98) dibanderol seharga Rp.14.800,- per liter yang sebelumnya di harga Rp.15.800,- per liter.

Untuk BBM jenis diesel, harga Dexlite dengan nilai Cetan Number 51 (CN 51) saat ini Rp.14.400,- per liter yang sebelumnya Rp.15.700,- per liter, Pertamina Dex dengan nilai Cetan Number (CN 53) dipatok seharga Rp.14.900,- per liter yang sebelumnya Rp.16.000,- per liter.

Sementara itu, harga Pertalite (RON 90) tidak mengalami perubahan sejak 1 September 2022, yakni tetap seharga Rp.10.000,- per liter. Demikian pula untuk BBM subsidi jenis Solar tidak mengalami perubahan yaitu dengan harga Rp.6.800,-per liter.

“Tidak hanya turun harga, kami juga berikan banyak promo & loyalti bagi pengguna aplikasi MyPertamina dan Pertamina selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Sulawesi ini. Dan kondisi stok BBM baik subsidimaupun non subsidi dalam kondisi yang aman,” terang Fahrougi. (*/4dv)

Kabar Baik, Per 1 September, Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun
PT Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga jual produk-produk BBM Non subsidi atau Jenis Bahan Bakar Umum (JBU), yang berlaku di SPBU wilayah Sulawesi per 1 September 2024.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com