MEDIASULSEL.com – Maraknya berita bohong atau hoax yang banyak beredar di situs jejaring sosial, cenderung menyudutkan salah satu pihak dan berbau provokatif. Olehnya itu, aparat kepolisian diminta proaktif menindak pelaku penyebar berita bohong yang terjadi akhir-akhir ini.
Menyikapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, terkait berita bohong (Hoax) semakin marak di Media Sosial, hal itu akan berdampak pada stabilitas keamanan.
“Selain Fitnah, hoax juga berdampak pada tindakan provokatif yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” kata Kombes Pol Dicky Sondani saat memberi pengarahan kepada personil Polres Bone, Senin (23/1/2017).
Di dampingi Kapolres Bone AKBP Raspani, Kabid Humas menghimbau masyarakat agar lebih cermat menggunakan media sosial, untuk tidak secara bebas membuat berita yang dapat merugikan pihak lain, apalagi mengarah ke tindakan provokatif.
Selain itu, peran anggota kepolisian khususnya bagian kehumasan, agar mampu bekerja cepat dan maksimal dalam menopang keberhasilan Polri dalam menyampaikan informasi yang transparan dan akuntabel ke publik.
“Menjalin komunikasi yang baik dengan media, terkait berbagi berita tentang keberhasilan Polri agar cepat dipublikasikan,” jelas Kombes Pol Dicky Sondani, di Aula Mapolres Bone, Jalan Yos Sudarso, kecamatan Tanete Riattang Timur, Bone. (*)


















