Kasus Ibu Hamil Meninggal Kembali Terulang, Wagub: Petugas kesehatan harus berikan pendampingan
Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan perhatian yang sangat besar terkait berulangnya kasus meninggalnya ibu hamil.

MAKASSAR—Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan perhatian yang sangat besar terkait berulangnya kasus meninggalnya ibu hamil.

Wagub Sulsel menegaskan Dinas Kesehatan harus memberikan edukasi terkait sistem dan alur rujukan emergency Provinsi dan Daerah kepada para ibu hamil dan pihak keluarga.

“Para tenaga ahli dan Kadis Kesehatan serta semua struktur pelayanan di bidang kesehatan dan RS agar pahami dan terus lakukan upaya edukasi serta sosialisasi terkait persiapan persalinan ini,” ungkapnya belum lama ini.

Andi Sudirman Sulaiman juga meminta kepada Dinas Kesehatan beserta jajarannya untuk memberikan pendampingan khusus bagi ibu hamil yang akan melahirkan.

“Kami meminta kepada Dinas Kesehatan menginstruksikan seluruh tenaga kesehatan seperti bidan Desa, Dokter Ahli Kandungan, pihak Puskesmas dan RS daerah agar pasien Ibu Hamil mendapat pendampingan khusus H-14 persalinan,” pintanya.

Ia menyebutkan petugas kesehatan harus melakukan tes swab atau tes rapid antigen kepada ibu hamil yang akan memasuki masa persalinan.

“Para ibu hamil yang akan memasuki masa persalinan harus melakukan tes swab,atau rapid test antigen kemudian ibu hamil ini harus isolasi mandiri selama 14 hari sebelum hari H persalinan,” sebutnya.

Orang Nomor dua di sulsel ini Menambahkan Para tenaga medis yang melakukan pendampingan kepada ibu hamil ini perlu menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Bidan dan Dokter wajib dampingi ibu hamil, dengan menyesuaikan SOP. Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi kembali terulang, Ibu hamil harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” tutupnya. (*)