Kembali lakukan Penertiban, Dishub Sulsel & Tim Terpadu Amankan 15 orang
Dishub Sulsel bersama Tim Terpadu kembali turun ke jalan menertibkan pengatur lalu lintas ilegal atau 'Pak Ogah', Jumat 12 Maret 2021. (Foto: ist)

MAKASSAR—Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan (Dishub Sulsel) bersama Tim Terpadu kembali turun ke jalan menertibkan pengatur lalu lintas ilegal atau ‘Pak Ogah’. Hasilnya, petugas mengamankan sedikitnya 15 orang, pada hari Jumat (12/3/2021).

Ada tiga lokasi yang merupakan jalan protokol menjadi sasaran aksi tim yang terdiri dari Satpol PP Sulsel dan Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Dishub Kota Makassar serta disokong penuh oleh DEN POM XIV Hasanuddin.

Lokasi yang dimaksud adalah Jl. Perintis Kemerdekaan, AP Pettarani, dan Sultan Alauddin.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulsel, Abdul Azis Bennu menjelaskan, penertiban dimulai pagi hari sepanjang Jl. Perintis Kemerdekaan.

“Ada tujuh orang yang terjaring di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan,” ungkap Azis.

Selanjutnya, kata Azis, tim terpadu menyasar Jalan AP Pettarani dan Sultan Alauddin. Di dua lokasi tersebut, delapan Pak Ogah yang terjaring.

“Jadi total yang terjaring dari pagi hingga sore tim melakukan penertiban, ada 15 orang,” jelasnya.

Muhammad Arafah Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel
Muhammad Arafah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muh Arafah mengemukakan, selama ini, kehadiran ‘Pak Ogah’ bukannya membantu melancarkan arus lalu lintas kerap memacetkan jalan.

“Penertiban yang dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya kemacetan di jalan,” ungkap Muhammad Arafah.

Dia mengapresiasi kerja-kerja tim terpadu yang tidak henti melakukan penertiban demi kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas di jalan.

“Penertiban yang dilakukan tim terpadu juga bentuk respon dari keluhan masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan kehadiran Pak Ogah tersebut,” tandasnya. (*)