Kepala SMAN 4 Jeneponto: Unismuh Makassar Harus Lebih Mendekatkan Diri ke Sekolah

0
18
Kepala SMAN 4 Bangkala Jeneponto, Muh Syukur, SPd, MPd (kiri) di Kampus Unismuh Makassar menghadiri undangan ramah tamah silaturrahim kepala sekolah se-Sulsel

MAKASSAR – Mengembangan dan membesarkan kampus maka Unismuh Makassar setiap saat harus lebih mendekatkan diri ke sekolah-sekolah agar senantiasa terjalin silaturrahim dan komunikasi yang baik.

Lewat pola pendekatan demikian Unismuh Makassar akan dikenal lebih jauh dan mendalam, sehingg setiap usai penammatan siswa sudah ada pilihan dalam pikirannya untuk melanjutkan jenjang studi ke kampus biru ini.

Demikian ditegaskan Kepala SMAN 4 Bangkala Jeneponto, Muh Syukur, SPd, MPd kepada media di Kampus Unismuh Makassar akhir Januari 2020, saat menghadiri undangan ramah tamah silaturrahim kepala sekolah se-Sulsel, Selasa-Rabu (27-28/1/2020).

Dijelaskan, mendekatkan diri ke sekolah maka Unismuh Makassar sebaiknya membangun di sekolah papan informasi permanen yang setiap saat memberi informasi terbaru kepada siswa, dosen dan masyarakat lainnya

Setiap ada kesempatan sebaiknya civitas akademika kampus turun berbaur dan melakukan interaksi dengan siswa dan guru di sekolah dalam kegiatan pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, ungkap sarjana pendidikan seni rupa IKIP Ujung Pandang ini.

Beberapa tahun terakhir ini Unismuh Makassar mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang sangat luar biasa. Pembangunan gedung pencakar langit mencapai 18 lantai belum lagi sarana bangunan lainnya.

Selain itu ciri khas dari kampus ini adalah kegiatan inovasi sepanjang waktu dengan tetap konsen pada kepedulian dalam pembelajaran nilai-nilai dan karakter sesuai tuntutan ajaran dalam Islam, ungkap magister pendidikan seni rupa PPs-UNM ini.

Dia mengaku pernah masuk ke area kampus mengantar keluarga urusan kuliah, tetapi naik di lantai 18 puncak Menara Iqra pada acara ramah tamah Selasa malam (27/1/2020) baru pertama kalinya dan suasanyanya betul-betul sangat luar biasa.

Lewat bangunan tertinggi saat ini di Kota Metropolitan Makassar, dapat menyaksikan pada empat penjuru mata angin, Makassar, Gowa, Takalar dan Maros dalam suasana malam hari dengan kedap kedip sinaran cahaya lampu, katanya. (yah/cr/shar)