MAKASSAR—Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, mengunjungi Sikola Mangkasara di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Minggu (8/3/2026). Kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif pendidikan nonformal yang selama ini memberikan akses belajar gratis bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Melinda didampingi Camat Tallo Andi Husni, Lurah Rappokalling Ismail, Ketua TP PKK Kecamatan Tallo Dian Friani Husni, serta jajaran pengurus PKK dan para Ketua RT/RW se-Kecamatan Tallo.
Sikola Mangkasara diketahui telah berdiri sekitar 16 tahun dan saat ini membina sekitar 60 siswa. Lembaga pendidikan nonformal tersebut diinisiasi oleh Ibu Ami sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak di lingkungan sekitar, khususnya yang membutuhkan tambahan pendidikan serta pembinaan karakter di luar sekolah formal.
Melinda mengaku senang dan mengapresiasi keberadaan Sikola Mangkasara yang konsisten memberikan pendidikan gratis kepada masyarakat, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Saya sangat senang ada Sikola Mangkasara yang diinisiasi oleh Ibu Ami. Ini adalah bentuk kepedulian luar biasa, menghadirkan sekolah gratis bagi anak-anak di Kelurahan Rappokalling,” ujar Melinda.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Ibu Ami yang dinilai telah mendedikasikan waktunya untuk mendidik anak-anak di lingkungan tersebut.
“Saya mengapresiasi luar biasa kepada Ibu Ami. Semoga akan ada sosok seperti beliau di kecamatan-kecamatan lain, sosok yang peduli terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak,” tambahnya.
Menurut Melinda, pendidikan perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai agama agar dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan arah hidup yang baik.
“Pendidikan dan agama bisa mengubah kehidupan kita. Jangan hanya pintar tetapi tidak memiliki pegangan agama, karena itu bisa membuat kita kehilangan arah. Anak-anak harus memiliki akidah yang kuat,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Tallo Andi Husni menyampaikan kebanggaannya terhadap keberadaan Sikola Mangkasara yang dinilai berperan penting dalam mendukung pendidikan dan pembinaan karakter anak-anak di wilayahnya.
“Saya sangat bangga dengan adanya Sikola Mangkasara ini. Di sini anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu, mendapatkan pendidikan nonformal yang melengkapi pendidikan formal mereka sekaligus membentuk karakter yang baik,” katanya.
Ia berharap keberadaan Sikola Mangkasara dapat terus berkembang dan mendapat dukungan dari berbagai pihak agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pendidikan serta pembinaan karakter anak-anak di Kota Makassar. (70n/4dv)














