PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan Negeri
Sulsel

KKLR Sulsel Matangkan Halalbihalal Wija to Luwu 2026, Jadi Ajang Konsolidasi Perjuangan Provinsi Luwu Raya

110
×

KKLR Sulsel Matangkan Halalbihalal Wija to Luwu 2026, Jadi Ajang Konsolidasi Perjuangan Provinsi Luwu Raya

Sebarkan artikel ini
Nuzulul Quran: Sejarah Turunnya Al-Qur’an dan KKLR Sulsel Matangkan Halalbihalal Wija to Luwu 2026, Jadi Ajang Konsolidasi Perjuangan Provinsi Luwu Raya bagi Umat Islam

MAKASSAR—Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan mematangkan rencana pelaksanaan kegiatan Halalbihalal (HBH) Wija to Luwu yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026 mendatang. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi diaspora masyarakat Luwu Raya di Sulawesi Selatan.

Pembahasan rencana kegiatan tersebut dilakukan dalam rapat panitia pelaksana bersama Ketua BPW KKLR Sulsel, Hasbi Syamsu Ali, yang digelar usai acara buka puasa bersama Magatti Travel di Four Points by Sheraton Makassar, Jalan Andi Djemma, Makassar, Jumat malam (6/3/2026).

Dalam rapat itu, Hasbi yang didampingi Sekretaris BPW KKLR Sulsel, Asri Tadda, menegaskan bahwa Halalbihalal Wija to Luwu tidak hanya menjadi tradisi silaturahmi pasca-Ramadan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang memperkuat kebersamaan masyarakat Luwu Raya yang tersebar di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, momentum halalbihalal ini juga akan dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam memperjuangkan pembentukan Provinsi Luwu Raya yang hingga kini masih terus didorong oleh berbagai elemen masyarakat.

“Halalbihalal nanti kita jadikan ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi untuk memperkuat perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya yang saat ini terus kita lakukan,” ujar Hasbi.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat Wija to Luwu dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Dengan begitu, halalbihalal ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan yang mampu memberikan energi baru bagi berbagai agenda sosial maupun perjuangan masyarakat Luwu Raya.

Sementara itu, panitia pelaksana masih mempertimbangkan sejumlah opsi lokasi kegiatan. Penentuan tempat akan disesuaikan dengan perkiraan jumlah peserta yang akan hadir serta konsep acara yang akan digelar.

Bendahara panitia, Subiati Hamzah, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah menelaah beberapa alternatif lokasi sebelum diputuskan secara resmi melalui rapat teknis kepanitiaan.

“Lokasi kegiatan masih akan kita pertimbangkan. Ada beberapa pilihan. Insya Allah nanti diputuskan dalam rapat teknis kepanitiaan,” ujarnya.

Halalbihalal ini diproyeksikan akan dihadiri berbagai unsur masyarakat Wija to Luwu di Sulawesi Selatan, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pengurus organisasi paguyuban, hingga kalangan diaspora Luwu Raya yang bermukim di Makassar dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, BPW KKLR Sulsel berharap semangat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Luwu Raya dapat terus terjaga serta semakin kuat, khususnya dalam mendukung perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya. (Cr/Ag4ys)

Citizen Reporter : Asri Tadda

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com