Beranda » Pemilu » KPPS TPS 14 Kelurahan Biring Romang, Akan Gunakan Baju Adat
KPPS TPS 14 Kelurahan Biring Romang, Akan Gunakan Baju Adat
Makassar Pemilu Pileg Pilpres

KPPS TPS 14 Kelurahan Biring Romang, Akan Gunakan Baju Adat

MAKASSAR – Tujuh orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Tempat Pemungutan Suara (TPS) 14 kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, kota Makassar, rencananya saat bertugas melayani pemilih dalam Pemilu 17 April 2019 esok hari mereka akan menggunakan pakaian adat Bugis Makassar.

Hal itu sebagaimana disampaikan ketua KPPS TPS 14, Muh. Yusuf, S.Hut, kepada Mediasulsel.com di sela-sela mempersiapkan lokasi TPS 14 yang terletak di Jl. Baiturrahman IX, RT. 04/ RW. 01, kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, Selasa (16/4) sore.

Hal itu dilakukan menurut Yusuf sebagai upaya untuk menjadikan kegiata pesta demokrasi 5 tahunan ini jauh lebih menarik berwibawa dan dapat memberikan kesan menarik kepada pemilih yang hadir.

“Seluruh petugas kita sudah bersepakat untuk besok (17/4;red) kita semua menggunakan baju adat Bugis Makassar, yaitu baju Bodo untuk perempuan dan jas tutup untuk laki-laki, hal itu kami lakukan selain untuk menarik minat warga hadir menyalurkan suaranya, juga untuk membuat agar pemilu lebih berwibawa,” terang Yusuf.

Sementara itu menurut salah satu petugas KPPS setempat yang mengaku bernama Santi, kesepakatan untuk berbaju adat tersebut, meski kesempatan pemilu kali ini merupakan kali pertama dirinya menjadi petugas, namun itu membuat dirinya lebih bersemangat menyambut tugas yang dibebankan kepada dirinya sebagai anggota KPPS.

“Ini memang kali pertama saya bertugas sebagai KPPS, namun dengan kesepakatan teman-teman untuk menggunakan baju adat saat pelaksanaan, membuat saya lebih bersemangat menjalankan tugas ini, karena terkesan apa yang kita kerjakan ini benar-benar serius dan terkesan lebih sakral,” tegas Anti yang sehari-hari berprofesi sebagai penjahit itu.

Untuk diketahui sesuai data yang dihimpun di lokasi TPS, TPS 14 kelurahan Biring Romang ini, sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) terdapat 209 pemilih yang terdiri dari 104 pemilih laki-laki dan 105 pemilih perempuan, namun dari jumlah tersebut hanya terdapat 179 nama yang secara resmi menerima undangan memilih, sementara 30 lainnya tidak ditemukan dan atau tidak dikenali. (464ys)