Beranda » Travel » Kunjungi Jogya, Anggota ProDP Tak Mampu Nikmati Gudeg
Kunjungi Jogya, Anggota ProDP Tak Mampu Nikmati Gudeg
Rombongan ProDP saat berkunjung ke Jogya. (Foto: Mediasulsel.com/Agays)
Travel

Kunjungi Jogya, Anggota ProDP Tak Mampu Nikmati Gudeg

MAKASSAR – Pada umumnya pelancong ke Daerah Istimewa Jogyakarta selalu mencari sekaligus menikmati makanan khas kota Budaya dan Kota Pelajar Jogya tersebut, yaitu Gudeg. Namun tidak demikian dengan rombongan ProDP saat berkunjung ke Jogya.

Salah seorang pentolan ProDP, yang juga ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bangkala, kecamatan Manggala, kota Makassar, H. Haris Masse mengatakan, bahwa pada umumnya teman-temannya yang ikut dalam rombongan tersebut tidak bisa menikmati makanan khas Jogya itu.

“Saya dan hampir semua teman, karena rasanya yang terlalu manis, dan tidak cocok dengan lidah kami orang Makassar yang biasa makan kecut dan asin, sehingga tidak bisa menikmati gudeg itu, meskipun saat itu kami sedang lapar-laparnya,” ungkap Haris, kepada mediasulsel.com, Selasa (11/9/2018).

Lebih lanjut Haris menceritakan, bahwa saat itu rombongan ProDP di hari kedua kunjungannya usai perjalanan dari Kabupaten Gunung Kidul Jogya, untuk menikmati Goa Pindul dan Pantai Kukup.

Saat memasuki Jogya, waktu sudah menjelang Ishya’ dan ketua rombongan yang juga ketua ProDP H. Sofyan, membawanya untuk santap malam di salah satu rumah makan Gudeg ternama di kota Jogya.

Kunjungi Jogya, Sebagaian Besar Anggota ProDP, Tak Mampu Nikmati Gudeg
Rombongan ProDP saat berkunjung ke Jogya. (Foto: Mediasulsel.com/Agays)

“Ketika melihat tampilannya beberapa teman masih biasa-biasa saja, namun saat mulai menyantapnya, nampak sejumlah perubahan di raut muka mereka, bahkan diantaranya ada yang komentar seperti sedang makan nasi dicampur kolak yang ada telur dan ayamnya,” terang Haris sambil tertawa.

Hal senada juga disampaikan anggota ProDP lainnya, Yudi, yang sangat menyayangkan, jika ternyata harga makanan yang relatif mahal tersebut, tidak sebanding dengan kenikmatan yang didapat, hanya karena lidah mereka yang tidak dapat menyesuaikan.

“Sebenarnya saya juga tertarik untuk pingin mencoba makanan khas Jogja Gudeg itu, namun ternyata setelah memakannya, ternyata lidah saya dan kebanyakan teman, tidak bisa menikmati makanan tersebut, karena rasanya yang tidak sesuai dengan lidah kami. Jadi rasanya rugi membayar mahal yang tidak sesuai dengan lidah kita,” terang Yudi.

Untuk diketahui, kurang lebih 50 orang anggota komunitas ProDP di bawah pimpinan dan inisiasi H. Sofyan, 4 hingga 7 Sepetember lalu melakukan kegiatan yang bertajuk Familly Gathering dengan melakukan rekreasi di wilayah provinsi Jogyakarta dan Jawa Tengah.

Adapun tempat yang mereka kunjungi antara lain; hari pertama Bukit Bresi, Alun-alun Kidul keraton Jogya. Hari kedua mengunjungi Candi Prambanan dan Kabupaten Gunung Kidul menikmati destinasi wisata alam Goa Pindul dan Pantai Kukup yang merupakan salah satu pantai di samudera Indonesia.

Hari ketiga mengunjungi Candi Borobudur di kabupaten Magelang, dan wisata kuliner di kopi Klotok Sleman, serta wisata belanja di Jl. Malioboro, sedangkan hari terakhir mengunjungi keraton Jogyakarta. (464Ys)

Kunjungi Jogya, Sebagaian Besar Anggota ProDP, Tak Mampu Nikmati Gudeg
Rombongan ProDP saat berkunjung ke Jogya. (Foto: Mediasulsel.com/Agays)