Luar biasa, Atas Arahan Plt Gubernur Sulsel, Perseroda MOU dengan dua Investor senilai Rp2,5 Triliun
Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyaksikan proses MOU mulai dari Perjanjian kerjasama antara PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel dengan PT. Falcon Soenich Energi tentang kontrak jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Solar Home System untuk Kabupaten Kepulauan Selayar.

MAKASSAR—Pemerintah Provinsi Sulsel dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman terus menggenjot agar PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi.

Hal ini langsung dibuktikan dengan dilakukannya perjanjian kerjasama dan MoU antara PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel dengan dua investor. Dengan Total omzet dari investasi ini sebesar Rp2,5 Triliun selama 25 tahun.

Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyaksikan proses MOU mulai dari Perjanjian kerjasama antara PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel dengan PT. Falcon Soenich Energi tentang kontrak jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Solar Home System untuk Kabupaten Kepulauan Selayar. Dengan nilai investasi sekitar Rp 500 Miliar.

Sasarannya sekitar 14.600 KK di beberapa wilayah di Kepulauan Selayar. Serta Penandatanganan MoU antara PT. SCI dengan PT. Mandiri Kita Sukses tentang penjualan bahan bakar minyak (BBM) khususnya solar industri non subsidi (High Speed Diesel) di Wilayah Sulsel. Dengan nilai investasi sekitar Rp 600 Miliar untuk setiap tahunnya.

Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi hadirnya kerjasama ini. Ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kepulauan Selayar, apalagi dimomentum kemerdekaan Indonesia yang ke 76.

“Adanya pelayanan listrik untuk Kepulauan adalah kemerdekaan sesungguhnya untuk masyarakat. Ini challenge bagi anak-anak bangsa untuk berinovasi. Saya hanya menginginkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan,” ungkapnya .

Ia menyebutkan, dimomentum kemerdekaan harus memerdekakan juga di wilayah terpencil dan kepulauan dengan memberikan pelayanan dasar lebih maksimal.

“Yang penting untuk pelayanan masyarakat banyak. kita mau dimomentum kemerdekaan ini kita mau memerdekakan juga di wilayah terpencil dan kepulauan dengan memberikan pelayanan dasar lebih maksimal dan tidak memberikan beban kepada masyarakat serta dengan harga yang lebih terjangkau,” sebutnya.

Luar biasa, Atas Arahan Plt Gubernur Sulsel, Perseroda MOU dengan dua Investor senilai Rp2,5 Triliun
Pemerintah Provinsi Sulsel dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman terus menggenjot agar PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi.

“Kita mau masyarakat Selayar merdeka listrik, bisa menikmati listrik. Indonesia harus Merdeka, termasuk di kepulauan,” tegasnya.

Ia pun berharap hal ini juga bisa dilakukan di wilayah kepulauan lainnya. Seperti di Kabupaten Pangkep, Sinjai, Barru, Makassar, dan lainnya.

“Kita harap dengan omzet yang dicapai Rp 2,5 triliun, maka kedepan akan menggeliatkan perekonomian di Sulawesi Selatan

Sementara itu Dirut PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel, Yasir Mahmud menyampaikan, bahwa kerjasama ini dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Kepulauan Selayar. Apalagi di sana, hanya 57 persen masyarakat yang menikmati listrik PLN.

“Ini tidak memberatkan masyarakat karena pemasangan instalasinya kita gratiskan. Harga tarif yang ditawarkan ke masyarakat lebih murah Rp500-600 per kWh. Lebih murah sekitar 15-20%,” ungkapnya.

Untuk kerjasama dengan PT. Mandiri Kita Sukses tentang penjualan bahan bakar minyak (BBM) khususnya solar industri non subsidi (High Speed Diesel), akan memenuhi kebutuhan solar untuk perusahaan industri yang ada di Sulawesi Selatan. Dengan total solar sekitar 5 ribu ton atau 5 juta liter, dengan harga per liternya sekitar Rp 11 ribu.

“Dengan kerjasama ini akan meningkatkan PAD di Sulawesi Selatan,” katanya.