PAREPARE—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 113 terus berupaya menekan angka stunting dengan menggelar kegiatan “Kelas Laktasi: Edukasi ASI Eksklusif” di Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 3 Februari 2025 lalu ini, menurut Penanggung Jawab Program Helma Sri Juliana, melibatkan bidan kelurahan dan kader posyandu serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
“Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya ASI eksklusif bagi tumbuh kembang anak,” ujar Helma kepada Mediasulsel.com, Kamis (13/2/2025)
Sebagai tindak lanjut dari kelas tersebut, Helma beserta Tim KKN-T Unhas Gelombang 113 Kelurahan Bumi Harapan menyusun dan membagikan buku saku berjudul “ASI dan Pencegahan Stunting: Nutrisi Terbaik untuk Buah Hati” ke setiap posyandu pada 12 dan 13 Februari 2025.
Dijelaskan Helma, bahwa buku saku ini bertujuan meningkatkan literasi para kader posyandu dan pemerintah setempat dalam mengedukasi ibu menyusui. Tak hanya dalam bentuk cetak, informasi dalam buku ini juga dapat diakses melalui barcode digital, sehingga mempermudah para ibu mendapatkan panduan menyusui kapan saja dan di mana saja.
Selain buku saku, mahasiswa mereka juga turut membagikan alat peraga pijat laktasi yang akan digunakan dalam setiap jadwal posyandu. Alat ini diharapkan dapat membantu ibu menyusui dalam memperlancar produksi ASI serta memberikan pemahaman langsung mengenai teknik pijat yang efektif.
Dengan langkah konkret ini, mahasiswa KKN-T Unhas berharap edukasi mengenai ASI eksklusif dapat terus meluas dan berkelanjutan, sehingga mendukung upaya pencegahan stunting di Kelurahan Bumi Harapan. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari risiko stunting. (Cj/Ag4ys)
Citizen Journalism: Helma Sri Juliana (Mahasiswa Sastra Perancis Unhas)













