PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Appi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurKios Pangan Diperkuat, DKP Makassar Bidik Stabilitas Harga dan Akses Sembako WargaFH Unhas Bidik Kerja Sama dengan UNODC, Bahas Kejahatan Transnasional hingga KorupsiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Appi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurKios Pangan Diperkuat, DKP Makassar Bidik Stabilitas Harga dan Akses Sembako WargaFH Unhas Bidik Kerja Sama dengan UNODC, Bahas Kejahatan Transnasional hingga Korupsi
Toraja Utara

Gedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak Muda

15
×

Gedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak Muda

Sebarkan artikel ini
Pelaku UMKM Torut
Pelaku UKM menyiapkan pesanan pelanggan di salah satu gerai food court Gedung Pemuda A.A. Van De Loosdrecht, Toraja Utara, Selasa (15/9/2026). (Foto : Anny Marimbunna)

TORAJA UTARA — Gedung Pemuda A.A. Van De Loosdrecht di Toraja Utara mulai keluar dari fungsi lamanya. Tak lagi sekadar menjadi tempat rapat organisasi atau menggelar kegiatan seremonial, gedung ini kini diarahkan menjadi ruang produktif bagi pemuda untuk berusaha, berolahraga dan mengembangkan ekonomi kreatif.

Langkah itu ditandai dengan peluncuran food court dan fasilitas bulu tangkis yang diinisiasi Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Pusat, Selasa (15/9/2026) malam.

Peluncuran yang berlangsung mulai pukul 19.00 WITA tersebut dihadiri pengurus PPGT serta sejumlah pelaku usaha yang mulai mengisi gerai di kawasan Gedung Pemuda. Sebanyak sembilan gerai UKM kini beroperasi dengan menawarkan makanan, kudapan, kopi hingga berbagai jenis minuman.

Ketua PPGT Pusat, Malvin, mengatakan pemanfaatan kawasan tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali Gedung Pemuda sebagai sentral aktivitas anak muda.

“Ini menjadi ruang bagi teman-teman untuk berkreasi dan berusaha, sekaligus menghidupkan Gedung Pemuda sebagai sentral tempat berkumpul dan beraktivitas,” kata Malvin.

Ketua PPGT Pusat
Ketua PPGT Pusat Malvin memberikan keterangan terkait pemanfaatan Gedung Pemuda A.A. Van De Loosdrecht, Selasa (15/9/2026). (Foto : Anny Marimbunna)

Food court tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.30 WITA. Pelaku usaha dikenakan biaya penggunaan gerai sekitar Rp350 ribu per bulan, sehingga kawasan ini tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga membuka akses bagi pelaku UKM untuk mengembangkan pasar dengan biaya relatif terjangkau.

Tak berhenti di sektor usaha, PPGT Pusat juga menghadirkan fasilitas bulu tangkis yang dapat digunakan masyarakat dengan tarif Rp35 ribu per jam. Pengaturan jadwal akan disesuaikan dengan kapasitas serta berbagai kegiatan yang berlangsung di Gedung Pemuda.

Malvin mengatakan pemanfaatan kawasan tetap harus fleksibel. Jika gedung digunakan untuk kegiatan besar seperti pernikahan atau seminar, operasional food court dan fasilitas olahraga akan dihentikan sementara.

“Kalau ada kegiatan seperti wedding atau seminar, maka food court dan kegiatan bulu tangkis akan menyesuaikan dan ditutup sementara selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Dukungan terhadap konsep tersebut datang dari Ketua KONI Toraja Utara, dr. Budi Karoma. Ia mengapresiasi langkah PPGT Pusat yang membuka ruang bagi aktivitas ekonomi kreatif sekaligus olahraga.

Menurutnya, fasilitas tersebut masih memiliki ruang untuk dikembangkan, termasuk dari sisi pengelolaan dan penataan kawasan agar semakin nyaman serta menarik bagi masyarakat.

Bagi pelaku UKM, kehadiran food court bukan sekadar membuka lapak baru. Gerai-gerai tersebut menjadi peluang memperluas pasar sekaligus menopang usaha yang telah mereka jalankan sebelumnya.

Salah satu pengelola gerai bahkan sebelumnya telah menjalankan usaha makanan dan minuman di Kampus 2 UKI Toraja. Kehadiran food court Gedung Pemuda kemudian dimanfaatkan untuk membuka cabang baru.

Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari roti bakar, kopi racikan buah berry, hingga ayam geprek dengan berbagai varian.

Menariknya, usaha tersebut berjalan beriringan dengan dunia pendidikan. Pengelolanya masih menempuh pendidikan S3 di bidang kesehatan dan kebidanan.

Bagi mereka, usaha bukan sekadar mengejar keuntungan. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menjaga keberlanjutan pendidikan yang sedang ditempuh.

Dari sembilan gerai yang kini mengisi kawasan tersebut, muncul gambaran baru tentang fungsi Gedung Pemuda. Tempat yang sebelumnya identik dengan kegiatan organisasi mulai bergerak menjadi ruang yang mempertemukan kepemudaan, bisnis, olahraga dan kreativitas.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah Gedung Pemuda bisa dimanfaatkan. Tetapi, seberapa jauh ruang itu mampu tumbuh menjadi ekosistem baru bagi anak muda Toraja Utara untuk berkarya dan menghasilkan. (4nny)

Pengrus PPGT Torut
Pengurus PPGT, Ketua KONI Toraja Utara, serta pengelola gerai food court berfoto bersama usai peluncuran fasilitas ekonomi kreatif dan olahraga, Selasa (15/9/2026).
(Foto : Anny Marimbunna)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com