MAKASSAR—Perjuangan panjang yang tidak mudah menghantarkan Wiwi Pratiwi bersama tim, menyabet medali perak dalam kompetisi kompetisi internasional Warsaw invention show (IWIS) yang digelar di Polandia, 17 hingga 19 Oktober baru lalu.
Keberhasilan Wiwi bersama Tim meraih medali perak tentu saja disambut bangga seluruh mahasiswa dan civitas akademika Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM). Hal itu nampak dari banyaknya ucapan selamat yang diberikan kepadanya baik yang diberikan secara langsung, maupun melalui media sosial.
Kecintaannya pada dunia penelitian, menjadi alasan yang pada akhirnya membuahkan hasil manis, sebagai salah satu delegasi UINAM mahasiswi jurusan Fisika ini.
“Karena saya suka dengan penelitian, selain itu, motivasi saya untuk mengikuti lomba adalah ingin membanggakan kedua orang tua,” ucap Wiwi kepada penulis, Rabu (26/10/2022).
Untuk diketahui Kompetisi IWIS merupakan salah satu even internasional terbesar di Eropa dengan inovasi dan daya cipta yang dimiliki mahasiswa dari berbagai negara.
“Jadi penelitian kami itu berasal dari limbah bulu babi yang kami buat ke dalam bentuk kitosan untuk menjadi membran, dengan melalui berbagai tahap dan juga pengorbanan untuk bisa ikut berkompetisi,” tutur Wiwi
Dia juga menyampaikan bagaimana perjuangan yang dilaluinya sebelum mengikuti Kompetisi ini.
“Untuk persiapan lumayan banyak, Mulai dari persiapan penelitian, seleksi di Indonesia, keterbatasan dana hingga butuh usaha lebih untuk pengajuan proposal ke beberapa perusahaan agar bisa mengikuti kompetisi ini,” imbuhnya.
Meski mengaku awalnya pesimis, wiwi bersama tim tidak menyangka bisa menyabet medali perak mengingat perjuangan dan pengorbanan yang dilaluinya.
Meski demikian Wiwi berharap agar mahasiswa yang lain, juga terus mengembangkan potensi untuk bisa membanggakan nama kampus hijau Uin Alauddin Makassar, melalui prestasi maupun inovasi. (CR)
Citizen Reporter: Nilayanti

















