PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
GowaMedia Kampus

Cegah Pergaulan Bebas, Mahasiswa KKN UIN Alauddin Sosialisasi di SMPN 1 Bontonompo

1341
×

Cegah Pergaulan Bebas, Mahasiswa KKN UIN Alauddin Sosialisasi di SMPN 1 Bontonompo

Sebarkan artikel ini
Cegah Pergaulan Bebas, Mahasiswa KKN UIN Alauddin Sosialisasi di SMPN 1 Bontonompo
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 77 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dari Posko 2 Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menggelar sosialisasi bertajuk “Pergaulan Bebas Jalan Pintas Menuju Penyesalan”, Jumat (8/8/2025) di SMPN 1 Bontonompo.

GOWA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 77 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dari Posko 2 Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menggelar sosialisasi bertajuk “Pergaulan Bebas Jalan Pintas Menuju Penyesalan”, Jumat (8/8/2025) di SMPN 1 Bontonompo.

Kegiatan yang berlangsung di mushalla sekolah ini diikuti oleh 93 siswa kelas 9 dan mendapat respons positif dari pihak sekolah. Sosialisasi menghadirkan Alif Revka Mahesa, mahasiswa KKN sekaligus juara pertama English Debate UIN 2024, sebagai pemateri utama.

Sesi pembukaan diisi Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Bontonompo, disusul sambutan Koordinator Kelurahan Tamallayang, Muh. Alief Faturrahman Kareggapa. Memasuki sesi inti, Alif Revka memaparkan materi seputar bahaya pergaulan bebas, termasuk pengertian, contoh kasus, dampak negatif, hingga cara mencegahnya.

Dalam pemaparannya, Alif menekankan pentingnya menjaga lingkungan pergaulan dan menggunakan media sosial secara bijak.

“Remaja berada di masa pencarian jati diri. Karena itu, mereka perlu dibekali pengetahuan dan prinsip yang kuat agar tidak mudah terjerumus,” ujarnya di hadapan para siswa.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Siswa diberikan ruang untuk bertanya dan berdiskusi, terutama terkait tantangan nyata yang dihadapi remaja dalam menolak ajakan pergaulan bebas, meskipun telah mengetahui risiko yang ditimbulkan.

Perwakilan SMPN 1 Bontonompo, Mustakamal, menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini yang rentan terpapar pengaruh negatif dari lingkungan sekitar maupun media digital.

“Pacaran bisa nunggu, nongkrong bisa ditunda. Tapi masa depan yang rusak karena pergaulan bebas, Itu nggak bisa diulang dari awal,” bunyi kutipan yang menjadi pesan kunci dari tim KKN Posko 2 Tamallayang.

Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi bekal tambahan bagi siswa dalam menjaga diri dan membangun pergaulan yang sehat. Lebih jauh, kegiatan ini mencerminkan peran nyata mahasiswa dalam memberikan kontribusi edukatif kepada masyarakat, khususnya generasi muda. (Cr/Ag4ys)

 

Citizen Reporter : Tri Widiyarti (Mahasiswa Fak. Dakwah & Komunikasi UINAM)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com