MEDIASULSEL.COM—Lannea Coromandelica atau Pohon Kuda yang dikenal Suku Bugis sebagai Kayu Jawa dan Suku Makassar menyebutnya dengan Tamatte, adalah tanaman yang biasanya digunakan sebagai pembatas kebun ataupun peneduh.

Pohon yang juga dikenal sebagai Kayu Kambing di Gorontalo dan Kayu Jaran di sebagian Pulau Jawa ini, ternyata telah digunakan banyak orang pada zaman dahulu kala sebagai tanaman yang memiliki khasiat obat yang cukup manjur.

Dg. Lalo, salah seorang warga Makassar yang mempercayai obat ini sangat mujarab, mengaku sejak dari masih kecil keluarganya sudah sering mengggunakan Kayu ini sebagai obat baik untuk luka dalam maupun luka luar.

Sesuai hasil penelusuran Media Sulsel di Wikipedia kayu yang juga dikenal dengan sebutan Kedondong lalaki ini memiliki manfaat sebagai penawar bisa racun seperti ular/gigitan serangga, ataupun luka sayat.

Getah pohon ini juga dapat digunakan sebagai perekat, sedangkan pucuknya bisa menjadi obat tetes mata dan batang pohon ini juga dapat digunakan sebagai obat belekan, sakit gigi dan luka sayat.

Bahkan menurut sumber Media Sulsel, hingga saat ini masyarakat pedesaan di Gorontalo, masih banyak menggunakan kayu ini sebagai obat andalan karema dipercaya sangat ampuh mengobati berbagai macam jenis penyakit, diantaranya luka dalam maupun luka luar, diare, mual dan muntah, diabetes, TBC dan sebagainya.

Kayu jawa juga sering digunakan untuk mengobati luka sayat dan sakit gigi yaitu dengan cara mengupas kulit batang kayu jawa lalu dikerik batang kayu jawa tepat pada bagian kambiumnya, kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit atau terluka.

Cara penggunaan tumbuhan ini berbeda-beda tergantung tujuan penggunaannya. Misalnya untuk pengobatan diare atau muntah masyarakat biasanya meminum air rebusan tumbuhan ini.

praktisi pengobatan tradisional Kirtikar, K. R. dan Basu, B.D., dalam bukunya yang berjudul Indian Medicinal Plants, menyebutkan Kayu Jawa dapat digunakan sebagai penawar racun. Kayu jawa sering digunakan untuk mengobati penyakit gastrointestinal yang menyebabkan penyakit ikterus nyeri dan penyakit jantung.

Menurut Prof. Dr. Ir. Endang Siti Rahayu, MS.tumbuhan kayu jawa juga merupakan tumbuhan yang dapat dimanfaatkan daun dan kulit batangnya dengan cara ditumbuk ataupun direbus untuk mengobati luka luar, luka dalam dan perawatan paska persalinan. Dalam mengkonsumsi obat-obatan herbal, masyarakat biasanya menerapkan beberapa cara, salah satunya dengan melakukan perebusan bahan tersebut.

Akan tetapi, merebus bahan dengan menggunakan air dinilai kurang efektif karena beberapa senyawa kimia yang ada pada bahan tidak tahan panas sehingga senyawa tersebut akan hilang. Salah cara lain yang dianggap aman yaitu dengan memanfaatkan getah tumbuhan agar kandungan senyawa dalam bahan bisa terjaga. (464Ys)