MAKASSAR – Beredarnya kabar simpang siur adanya 4 kecamatan di kota Makassar yang ditetapkan sebagai kawasan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK), tak ayal hal ini membuat sejumlah warga menjadi gelisah.

Terlebih informasi yang beredar melalui sejumlah media sosial sejak Sabtu (11/4) malam, terdapat ketidaksamaan, sehingga pada umumnya sejumlah warga mempertanyakan kebenaran antara kecamatan Manggala atau kecamatan Ujung Pandang yang diberlakukan sebagai PSBK.

Jika ditilik dari tabel data update per tanggal, 12 April 2020, Posko Induk Covid-19 Kota Makassar, tak ayal lagi kecamatan Manggala dengan pasien ODP 58 orang, PDP 19 orang dan positip 12 orang, menjadi kecamatan berpasien terbanyak keempat di kota Makassar setelah Rappocini, Panakkukang dan Tamalate, menjadi layak masuk jajaran 4 kecamatan diberlakukan PSBK.

Namun sesuai informasi yang diperoleh Media Sulsel, Minggu (13/4) pagi, dari juru bicara Tim Penanggulangan Covid – 19, kota Makassar, Ismail, 4 kecamatan yang diberlakukan PSBK tersebut adalah kecamatan Rappocini dengan pasien ODP, 137 orang, PDP, 21 orang dan positip 22 orang.

Kecamatan kedua yang juga diperlakukan PSBK adalah kecamatan Panakkukang dengan ODP 59 orang, PDP 27 orang, positip 15 orang, disusul kecamatan Tamalate dengan ODP 47 orang, PDP 18 orang positip 16 orang, serta kecamatan Ujung Pandang dengan ODP 8 orang, PDP 10 orang dan positip 5 orang.

“Info dari kadis kesehatan Makassar, bahwa penetapan kecamatan Ujung Pandang sebagai salah satu kecamatan PSBK sesuai instruksi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah,” terang Ismail melalui pesan WhatsApp kepada Media Sulsel.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang diperoleh Media Sulsel di Media Center Tim Penanggulangan Covid-19 kota Makassar, secara menyeluruh jumlah pasien Covid-19 per tanggal 11 April dengan status ODP sebanyak 474 orang dengan 354 orang masih dalam proses pemantauan, sedangakan 120 orang selesai pemantauan.

Sementara itu, untuk pasien bersatatus PDP total sebanyak 171 orang dengan status 125 orang dalam kondisi masih dalam perawatan, 33 orang telah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, sementara 13 orang terdata telah meninggal dunia.

Sedangkan pasien yang dinyatakan positip covid-19 sebanyak 105 orang, 82 orang diantaranya masih dalam perawatan tim medis, 11 orang dinyatakan sembuh, dan 12 oranmg telah meninggal dunia. (70n/464Ys)