Meski Semua Anggotanya Mengundurkan Diri, P2KD Biring Kassi Tetap Lanjutan Tahapan Pilkades

Meski Semua Anggotanya Mengundurkan Diri, P2KD Biring Kassi Tetap Lanjutan Tahapan Pilkades
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Takalar saat menerima perwakilan Demonstran terkait Pilkades, Rabu (16/11/2022). (Foto: John)

TAKALAR—Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Biringkassi, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, meski seluruh anggotanya menyatakan mengundurkan diri sehingga hanya menyisakan 1 orang ketuanya saja, namun masih terus melanjutkan tahapan Pemilihan Kades (Pilkades)

Wakil Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) DS. Biring Kassi, Syamsuddin Awin, kepada Media Sulsel, Rabu (16/11/2022) menuturkan BPD selaku penyalur aspirasi masyarakat, setelah menerima surat aduan masyarakat yang menghendaki tahapan Pilkades di Kelurahan Biring Kassi ditinjau ulang dan mengingat kejadian yang muncul, seperti aksi demo yang terjadi, pihaknya sudah menyurat ke perangkat desa dan P2KD untuk tidak melanjutkan tahapan Pilkades.

“P2KD itu dibentuk oleh BPD dan Saya lihat dari hasil kesadaran sendiri dari lima anggotanya itu, ada empat anggotanya mengundurkan diri sisa ketuanya sendiri yang bertahan di P2KD, ” tegas Syamsuddin.

Ironisnya, lanjut Syamsuddin, P2KD tetap melanjutkan tahapan Pilkades yaitu pemungutan nomor dan waktu penacutan nomor urutpun dilakukan tengah malam secara sembunyi-sembunyi dan hanya dihadiri Pj kades, ketua P2KD sendiri bersama calon kades dan satu anggota P2KD yang sudah mengundurkan diri. Bahkan warga baru mengetahui telah dilakukan pemungutan nomor urut setelah beredar foto calon kades dengan nomor urut masing-masing.

“Pemungutan nomor urut yang dilakukan tengah malam oleh ketua P2KD itu tidak sah, kami sebagai BPD Biringkassi mempertanyakan kenapa ada pemungutan nomor urut dalam artian tetap berlanjut tahapan, sedangkan tanpa melibatkan BPD dan anggota P2KD tidak ada. Saya lihat juga pihak masyarakat sudah ke DPRD kabupaten Takalar, dan saya dengar pihak DPRD akan menyurat juga ke Mendagri,” tambah Syamsuddin Awin.

Lebih lanjut menurut Syamsuddin, pihaknya selaku penyalur aspirasi masyarakat akan melakukan persuratan ke P2KD kabupaten tentang kejadian tersebut, terlebih saat ini BPD kesulitan menghubungi Ketua P2KD tersebut. Intinya menurutnya kegiatan P2KD saat ini melanggar.

Berita Lainnya
Lihat Juga:  Bajeng Wakili Takalar Ikuti Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi

Untuk diketahui dari 9 Bakal Calon Kades yang mendaftar, hanya 5 orang Bakal Calon Kades yang dinyatakan lulus seleksi. 5 calon yang dinyatakan lulus itulah yang ditolak warga setempat, karena proses seleksinya dianggap penuh kecurangan.

Menurut salah satu narasumber yang ditemui Media Sulsel saat berdemo di gedung DPRD Kabupaten Takalar, yang tidak bersedia menyebutkan namanya, ada calon kades warga desa Biringkassi sebelum mendaftar, sudah mendapat pesan bahwa dirinya biar maju calon dipastikan tidak ikut karena namanya tidak akan lolos. Dan itu terbukti saat dirinya maju mendaftar, seleksi langsung dinyatakan tidak lulus.

Hingga berita ini diturunkan, Media Sulsel terus mencoba menghubungi Ketua P2KD Biring Kassi, Lukman, namun belum dapat dikonfirmasi dikarenakan nomor telepon selulernya tidak aktif.

Sementara itu anggota DPRD Kabupaten Takalar, Indar Jaya saat ditemui di sela sela kegiatan menerima aspirasi warga yang melakukan aksi demo di kantor DPRD menuturkan, bahwa menyeleksi calon merupakan kewenangan P2KD, karena panitia yang bisa melihat ada yang salah atau tidak. Sedangkan terkait pemungutan nomor urut sebaiknya dilakukan saat jam kerja.

“Pemungutan nomor urut itu sebaiknya jam kerja, kenapa harus malam. Untuk itu saya belum konfirmasi juga alasan kenapa harus malam hari,” jelas IndarJaya.

Sedangkan terkait pengunduran diri anggota P2KD Biringkassi Idarjaya berharap P2KD Kabupaten harus melihat hal itu dan mengambil sikap, karena menurutnya tidak mungkin berjalan tahapan tanpa anggota P2KD-nya.

“Intinya semua ada mekanisme dan aturannya, siapa pun yang keluar dari aturan itu artinya salah,” tutup Indar Jaya. (70n/464ys)

Berita terkait