MPR RI & PGRI Sosialisasi Empat Pilar Bertajuk 'Hidup Guru, Jaya PGRI, Solodaritas'
Sosialisasi Empat Pilar bekerjasama dengan Majelis Permusyawaran Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) beserta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI ) Kota Makassar, di Gedung Phinisi Lt.3 Theater Room Universitas Negeri Makassar, Rabu, 4 November 2020.

MAKASSAR—Sosialisasi Empat Pilar bekerjasama dengan Majelis Permusyawaran Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) beserta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI ) Kota Makassar, di Gedung Phinisi Lt.3 Theater Room Universitas Negeri Makassar, Rabu (4/11/2020).

Dalam acara ini dinamakan Sosialisasi Empat Pilar diantaranya, Pancasila sebagai dasar ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR RI, Negara kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara serta Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Penjabat Walikota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan, bahwasanya dirinya tidak akan sampai di titik ini, tanpa jasa seorang Guru jika seorang Guru sejahtera maka Bangsa ini ikut sejahtera. Oleh karena itu, Guru harus disejahterakan dulu sebelum mensejahterakan rakyat Indonesia.

“Guru merupakan pendidik yang akan mudah untuk mentransfer prinsip-prinsip Empat Pilar ini kepada anak didik kita. Supaya dapat menghadirkan generasi muda yang semakin kuat, nilai kebangsaan dan nasionalisme karena dengan ini kita dapat membangun bangsa kita dimasa depan,” pesannya.

Sosialisasi Empat Pilar dibuka secara resmi oleh anggota MPR RI Fraksi Partai Demokrat Ibu Hj. Aliyah Mustika Ilham. Dalam sambutannya ia memberikan Apresiasi yang sangat luar biasa kepada Guru apalagi di situasi pandemi sekarang ini.

“Peran seorang guru sangat luar biasa, para orang tua mengangkat jempol kepada guru. Apalagi dengan pembelajaran daring saat ini membuat orang tua kewalahan mengajar anak-anaknya di rumah. Sehingga wajar seorang Guru dinamakan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,” pungkasnya. (apr/cr/shar)