PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPascasarjana Unhas Bangun Riset Berbasis Suara Komunitas Bersama National Geographic ExplorerPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPascasarjana Unhas Bangun Riset Berbasis Suara Komunitas Bersama National Geographic Explorer
Makassar

NSF Dukung Makassar Kembangkan Sistem AI Urban Farming di Lorong Wisata

1803
×

NSF Dukung Makassar Kembangkan Sistem AI Urban Farming di Lorong Wisata

Sebarkan artikel ini
NSF Dukung Makassar Kembangkan Sistem AI Urban Farming di Lorong Wisata
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto melakukan pertemuan akademisi dan ilmuwan lintas universitas yang bernaung di NSF dengan Danny Pomanto di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (22/7/2022) waktu setempat.

WASHINGTON DC—National Science Foundation dan Department of State Amerika Sertikat mendukung pengembangan pertanian kota di Lorong Wisata yang digagas Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Hal ini terungkap dalam pertemuan akademisi dan ilmuwan lintas universitas yang bernaung di NSF dengan Danny Pomanto di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (22/7/2022) waktu setempat.

Perwakilan NSF, Wangda Zuo tengah membangun sistem pemenuhan kebutuhan pangan berkelanjutan Smart City Farming berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui proyek Modernizing Cities via Garden Alleys with Application in Makassar City.

“Dengan Machine Learning dan sistem Artificial Intelligence memudahkan kontrol pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, baik dari aspek ketersediaan maupun kontrol kualitas,” ujar akademisi Pennsyilvania University ini.

Sistem Sombere’ and Smart City yang telah terbangun di Makassar, kata Wangda Zuo, memudahkan pengembangan proyek ini. Sebab sistem AI yang tengah dikembangkannya membutuhkan data secara real time.

NSF pihaknya telah melakukan penelitian dan survei di Makassar terkait pertanian perkotaan yang telah diterapkan di lorong sejak 2020 lalu.

Hasilnya, dia mengaku terkesima dengan program Lorong Garden yang tetap dijalankan warga meskipun Danny Pomanto sempat beberapa tahun tidak menjabat wali kota.

“Hasil di lapangan menunjukkan antusiasme warga yang besar, utamanya di daerah padat pemukiman untuk terlibat dalam Lorong Garden. Kita melakukan survei dibantu partner dari beberapa universitas di Indonesia,” terang Wangda Zou.

Ada beberapa hal yang menjadi dampak positif dari Lorong Garden, pemenuhan kebutuhan pangan, pemberdayaan ekonomi serta peningkatan kualitas lingkungan. Lebih dari pada itu, mampu menciptakan solidaritas yang kuat dan mitigasi sosial.

“Karena program Kota Makassar mencakup banyak aspek termasuk sosial kemasyarakatan, sedangkan rata-rata kami dari bidang teknik. Sepertinya kami butuh ahli ilmu sosial dan humaniora di tim kami,” tukasnya

Sementara itu, Danny Pomanto menyebut Lorong Garden yang telah diteliti oleh NSF akan disempurnakan menjadi Lorong Wisata untuk memaksimalkan dampak positif bagi warga.

“Hasil yang ingin kita capai yakni ketahanan masyarakat yang berkelanjutan baik dari aspek ekonomi maupun sosial. Lorong Wisata menjawab hal itu, maka untuk melengkapinya butuh teknologi terbarukan,” papar Danny Pomanto.

Baik Danny maupun NSF sama-sama berharap kerja sama dapat berlanjut ke tingkat yang lebih dalam. Diketahui, Makassar dilirik pemerintah Amerika Serikat sebab keseriusannya dalam mengembangkan Kota Cerdas. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com