kMAKASSAR – Sulsel,Herman Syam menegaskan tidak ada juru parkir (Jukir) liar didalam kantor Gubernur Sulsel.

Herman Syam mengaku ini hanyalah kesalah pahaman,karena sebenarnya hanyalah petugas kebersihan yang biasa bertugas dilapangan kantor Gubernur sulsel dan secara spontan membantu CPNS mengeluarkan motornya dan secara ikhlas diberikan uang oleh mereka ,tanpa meminta.

“Saya kira ini hanyalah kesalah pahaman,karena sebenarnya itu bukan Jukir liar melain petugas keberhasilan yang kebetulan membantu CPNS mengeluarkan motornya dan secara ikhlas diberi uang oleh mereka,” Ungkap Herman (30-1-20).

Dia menyebutkan,Petugas yang sehari-hari membersihkan lapangan upacara kantor Gubernur tidak pernah sama sekali meminta tarif parkir,melainkan hanya sekedar membantu.

“Mereka hanya membantu kasian,Kami juga jajaran Satpol PP Pasti akan menindak tegas apa bila ada jukir liar, karena itu jelas salah, mengingat ini adalah kantor pemerintahan,” sebutnya.

Sebelumnya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi sulsel Mujiono juga mengaku lansung bertindak cepat dengan meminta anggotanya melakukan pengawasan dan pemantauan,setelah mendegar adanya jukir liar.

“Tidak ada itu namanya juru parkir liar didalam kantor Gubernur sulsel,anggota satpol pp ada dilapangan melakukan pengawasan dan penindakan,” tegas Mujiono(29-1-20).

Dia menyebutkan tidak pernah memberi izin juru parkir liar ada didalam kantor Gubernur sulsel karena melanggar,mengingat ini adalah kantor pemerintahan.

“Tidak ada itu, kami tidak membolehkan adanya juru parkir liar di dalam kantor gubernur. Karena kami punya personil yang berjaga di dalam kompleks Kantor Gubernur ini,” sebutnya. [*]