PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin Melebar
Internasional

PBB: Blokade Arab Saudi Akan Timbulkan Kelaparan Besar di Yaman

603
×

PBB: Blokade Arab Saudi Akan Timbulkan Kelaparan Besar di Yaman

Sebarkan artikel ini

DUNIA – PBB telah memperingatkan bahwa blokade Arab Saudi bisa menyebabkan terjadinya becana “kelaparan terbesar yang pernah disaksikan dunia selama beberapa decade dengan jutaan korban.”Hal ini tidak akan terjadi bila koalisi militer pimpinan Arab Saudi mengizinkan akses bantuan kemanusiaan ke Yaman.

Sejak Senin, Arab Saudi memblokir semua operasi bantuan kemanusiaan ke Yaman, termasuk penerbangan bantuan PBB setelah Arab Saudi menutup paksa setiap bandara, pelabuhan darat dan laut di negara. Langkah tersebut dilakukan sebagai tanggamenanggapi penyergapan rudal yang ditembakkan ke Riyadh, Ibu Kota Arab Saudi pada Sabtu (4/11).

Arab Saudi membenarkan blokade tersebut dan mengatakan bahwa pemberontak Houthi mendapat pasokan senjata dari Iran. Saudi juga menuduh Teheran “melakukan agresi militer langsung.”Tapi Iran membantah mempersenjatai pemberontak yang telah memerangi koalisi Arab Saudi selama lebih dari dua tahun.

Kepala bantuan PBB, Mark Lowcock, mengatakan kepada wartawan Rabu (8/11), “Saya telah mengatakan kepada DK kecuali blokadetersebut dicabut … akan terjadi kelaparan di Yaman.”

Yaman bergantung pada impor untuk hampir semua kebutuhan warganya guna bertahan hidup. Tapi sekarang makanan, bahan bakar atau obat-obatan tidak bisa masuk.

Lowcock mengatakan Program Pangan Dunia PBB memberi makan 7 juta orang sebulan di Yaman. “Yang kita butuhkan adalah melonggarkan blokade tersebut sehingga kita bisa menyelamatkan nyawa orang di sana”.

Dia menambahkan bahwa Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir , pada Rabu (8/11)dan meminta akses kemanusiaan dibuka kembali.

Menurut PBB lebih dari 8.670 orang, terutama warga sipil tewas dan 49.960 cedera dalam serangan udara dan pertempuran di darat sejak koalisi Arab Saudi ikut campur dalam perang saudara di Yaman bulan Maret 2015. [voa/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com