PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Keluarga Mangade To Magi Desak Pemda Luwu Timur Hentikan Land Clearing IHIP • Desa Kajaolaliddong Bone Diundang ke Abdidaya Ormawa Nasional 2026 • Antrean Pertalite Mengular di Blitar, Warga Rela Antre hingga 4 Jam • Husniah Talenrang Resmi Diberhentikan, Darmawansyah Muin Mulai Pimpin Gowa • Ratusan Guru Geruduk Polres Jeneponto, Protes Guru Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka • Gowa Butta Bersejarah Krisis Elemen • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Keluarga Mangade To Magi Desak Pemda Luwu Timur Hentikan Land Clearing IHIP • Desa Kajaolaliddong Bone Diundang ke Abdidaya Ormawa Nasional 2026 • Antrean Pertalite Mengular di Blitar, Warga Rela Antre hingga 4 Jam • Husniah Talenrang Resmi Diberhentikan, Darmawansyah Muin Mulai Pimpin Gowa • Ratusan Guru Geruduk Polres Jeneponto, Protes Guru Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka • Gowa Butta Bersejarah Krisis Elemen •
Nasional

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026, Kemenag Pastikan Hilal Penuhi Kriteria MABIMS

173
×

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026, Kemenag Pastikan Hilal Penuhi Kriteria MABIMS

Sebarkan artikel ini
sidang isbat 1
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Penetapan itu diputuskan usai sidang isbat yang digelar di Jakarta, Minggu malam.

JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Penetapan itu diputuskan usai sidang isbat yang digelar di Jakarta, Minggu malam.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, hasil pemantauan hilal di berbagai daerah menunjukkan awal Zulhijah dimulai pada Senin, 18 Mei 2026.

“Berdasarkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal, disepakati 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026,” kata Nasaruddin Umar dalam konferensi pers usai sidang isbat.

Keputusan tersebut diambil setelah Kemenag menerima laporan pemantauan hilal dari 88 titik di seluruh Indonesia. Dari hasil rukyat, posisi hilal dinyatakan telah memenuhi kriteria yang ditetapkan negara-negara anggota MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Kemenag menegaskan, penetapan awal Zulhijah tidak hanya mengacu pada pengamatan langsung hilal, tetapi juga diperkuat dengan metode hisab atau perhitungan astronomi modern.

Hasil rukyat kemudian dibahas bersama para ulama, pakar falak, astronom, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam sebelum akhirnya diputuskan dalam sidang isbat.

Menariknya, keputusan pemerintah tahun ini sejalan dengan ketetapan Muhammadiyah. Melalui metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah juga menetapkan Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Selain itu, Muhammadiyah menetapkan Hari Arafah atau 9 Zulhijah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026, sementara awal Zulhijah dimulai pada Senin, 18 Mei 2026.

Metode KHGT sendiri menggunakan pendekatan astronomi global dengan Parameter Kalender Global (PKG). Sistem ini dirancang untuk menciptakan keseragaman penanggalan Hijriah bagi umat Islam dunia, tanpa bergantung pada batas wilayah negara dalam menentukan awal bulan. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com