Pemkab Pangkep Terima Penghargaan dari BKKBN RI
Piagam penghargaan diserahkan Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Lalitbang) BKKBN RI, Prof. drh. M. Rizal Damanik, MRep kepada Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), di ruang kerja bupati Pangkep, Selasa (21/9/2021).

PANGKEP—Pemerintah Kabupaten Pangkep, menerima penghargaan kategori Pendataan Keluarga Dengan Pencapaian 100 persen Target KK Terdata Tepat Waktu, dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia.

Piagam penghargaan diserahkan Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Lalitbang) BKKBN RI, Prof. drh. M. Rizal Damanik, MRep kepada Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), di ruang kerja bupati Pangkep, Selasa (21/9/2021).

Usai menyerahkan piagam penghargaan, M Rizal Damanik mengatakan, dirinya sebagai pembina wilayah BKKBN, mengunjungi Pangkep untuk menyerahkan penghargaan, karena Pangkep telah sukses melakukan pendataan.

“Kabupaten Pangkep ini, salah satu kabupaten yang memiliki prestasi dalam melakukan pendataan keluarga,” tutur M. Riza.

Pendataan keluarga katanya, salah satu tahapan dalam melaksanakan program percepatan penurunan stunting, dimana, BKKBN bertindak selaku koordinator.

“Jadi, sebelum kita melalukan program aksi. Ada tahapan, bagaimana kita melakukan program kita harus punya data terlebih dahulu,” katanya.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), menyampaikan terima kasih kepada BKKBN RI atas penghargaan yang diberikan kepada Pemkab Pangkep.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajarannya, yang telah berhasil melakukan pendataan sehingga berbuah penghargaaan.

Mantan ketua DPRD Pangkep itu melanjutkan, sejak awal pemerintahannya, ia telah menekankan kepada jajarannya untuk menyajikan data yang akurat.

“Mengapa demikian, itu dikarenakan Pangkep memiliki wilayah yang biasa disebut tiga dimensi. Sehingga data yang harus betul-betul kontinue dalam pengelolaannya, karena apabila terlambat bisa mengakibatkan tidak sinkronnya roda pemerintahan dengan penerapan di masyarakat. Makanya, saya seringkali memeriksa dan mengingatkan ke OPD dan kecamatan tiap kali saya berkunjung,” pungkasnya. (tim)